Cintanya Kandas, Pria di Sumsel Tega Berbuat Ini ke Pacarnya, Kamera Ponsel Jadi Senjata

Bunga (15) merasakan kekecewaan yang mendalam akibat tingkah laku kekasihnya berinisial PR (17).

Penulis: yudistirawanne | Editor: Damanhuri
Kompas.com
Ilustrasi kekerasan seksual terhadap anak 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Hubungan asmara yang awalnya bahagia harus berakhir dengan tangis air mata.

Sebut saja Bunga (bukan nama sebenarnya) merasakan kekecewaan yang mendalam akibat tingkah laku kekasihnya berinisial PR (17).

Gadis remaja berusia 15 tahun asal Ogan Ilir, Sumatera Selatan itu harus menerima ancaman dan penganiayaan dari kekasihnya sendiri.

Penganiayaan dan ancaman itu terjadi lantaran remaja tersebut ingin mengakhiri hubungannya dengan sang kekasih.

Ketika sedang dimabuk cinta, PR sempat menyetubuhi Bunga sebanyak dua kali.

Bahkan PR merekam adegan hubungan suami istri itu melalui ponselnya.

Namun saat situasi dan kondisi mulai berubah, pertengkaran menjadi hal rutin yang dialami dua sejoli tersebut sehingga Bunga ingin mengakhiri hubungannya.

Mendengar perkataan Bunga yang ingin mengakhiri hubungan, PR pun menjadikan rekaman video sebagai senjata ancaman.

Pernyataan Polisi

Kasus penganiayaan dan ancaman yang dilakukan PR terhadap kekasihnya langsung direspon pihak kepolisian.

Polres Ogan Ilir langsung menangani kasus tersebut.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Yusantiyo Sandhy mengatakan, PR mengaku nekat menganiaya korban Bunga, karena meminta putus.

Baca juga: Pengakuan Dukun yang Lakukan Ritual Mandi Pada Janda Lalu Menyetubuhinya: Dia Minta Dibersihin

"Pacar saya (Bunga) minta putus. Dia didekati laki-laki lain," ujarnya dikutip dari TribunSumsel.com, Jumat (11/3/2022).

Sebelum menganiaya Bunga, PR mengaku telah dua kali menyetubuhi kekasihnya yang berusia 15 tahun itu dan merekamnya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved