Meski Keterbatasan Fisik, Juru Parkir di Bogor Ini Pantang Menyerah Menafkahi Keluarganya

Keterbatasan fisik tak menurutkan semangat Ujang Indra untuk tetap mencari nafkah bagi keluarganya.

Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
Ujang Indra Juru Parkir di Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TIMUR - Keterbatasan fisik tak menurutkan semangat Ujang Indra untuk tetap mencari nafkah bagi keluarganya.

Pria berusia 70 tahun itu tetap berjuang agar anak dan istrinya bisa tetap makan.

Pria asal Palembang ini mengaku tak ingin menerima belas kasihan orang lain, dengan kondisi fisiknya saat ini.

"Kalau saya orangnya anti minta sama orang lain, rezeki saya dari markir cuma cukup buat makan, ya saya syukuri yang penting halal", kata pria yang kini kesehariannya sebagai seorang juru parkir di persimpangan Jalan Binamarga, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Minggu (13/3/2022).

Kepada TribunnewsBogor.com, Ujang mengaku semangatnya sebagai seorang kepala keluarga tak luntur meski kaki kirinya kini menggunakan kaki palsu.

"Walaupun banyak yang menghina saya karna cacat, saya gak perduli, karna saya hidup engga minta ke mereka. Saya berusaha sendiri, paling anti buat meminta", tegasnya.

Ujang mengaku, sifat pantang menyerah ia tanamkan kepada kedua putrinya agar menjadi orang yang tidak bergantung kepada orang lain.

"Saya ajarin ke anak saya, kalo pengen sesuatu itu harus berusaha dulu, jangan minta sama orang, dan jangan pernah panjang tangan", ujarnya.

Ujang Indra Juru Parkir di Bogor
Ujang Indra Juru Parkir di Bogor (TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani)

Ujang menceritakan, kejadian nahas yang membuatnya kehilangan kaki sebelah kirinya akibat kecelakaan beberapa tahun lalu.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved