Pamer Harta Kekayaan di Medsos, Siap-Siap Didatangi Petugas Dirjen Pajak

Kalangan tajir yang kerap pamer harta kekayaan di media sosial (medsos) belakangan ini memang jadi perhatian.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Barat III, Muhammad Ismiransyah M. Zain 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Kalangan tajir yang kerap pamer harta kekayaan di media sosial (medsos) belakangan ini memang jadi perhatian.

Namun rupanya orang-orang yang kerap pamer harta ini jadi sasaran empuk bagi petugas dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Barat III, Muhammad Ismiransyah M. Zain mengatakan bahwa jika menemukan hal tersebut, pihaknya akan bergerak.

"Jadi Dirjen Pajak kalau ada 'crazy rich' itu atau apa, Youtuber kaya, kita akan cek SPT-nya," kata Ismiransyah kepada wartawan, Selasa (15/3/2022).

Dia mengatakan bahwa dalam hal ini sifatnya petugas Dirjen Pajak bakal memantau media sosial.

Jika ditemukan adanya seseorang yang pamer harta, pihaknya akan melakukan pengecekan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) orang tersebut.

Jika ternyata data SPT tersebut diduga kurang sesuai dengan harta yang dipamerkan, petugas Dirjen Pajak akan turun memverifikasi.

"Kalau kamu ngaku pakai sepatu emas, saya cek pajaknya, di situ kamu cuma bilang penghasilan kamu Rp 10 juta sebulan. Mungkin gak beli sepatu emas ?. Ini pakai logika juga. Prinsipnya kita percaya dulu sama laporannya, setelah itu kami verifikasi," katanya.

Sementara untuk di wilayah DJP Jabar III yang meliputi Bogor, Depok dan Bekasi menurut Ismiransyah belum ditemukan adanya sosok 'crazy rich' seperti yang heboh belakangan ini.

Namun, sebelumnya beberapa artis dan tokoh terkenal di wilayah Jabar III pernah diajak DJP untuk membuat testimoni imbauan agar masyarakat taat bayar pajak.

"Tapi kita belum ada yang seperti crazy rich ratusan Miliar atau Triliunan," ungkapnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved