Dukung Implementasi Pembangunan IKN, BSSN Buat Simulasi Smart City

Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) membuat simulasi smart city untuk Ibu Kota Nusantara (IKN) dan beberapa kota-kota lainnya di Indonesia.

Penulis: Reynaldi Andrian Pamungkas | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Reynaldi Andrian Pamungkas
Simulasi smart city oleh BSSN di Pusat Pelatihan BSSN Sentul, Kabupaten Bogor, Rabu (16/3/2022) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Reynaldi Andrian Pamungkas

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BABAKAN MADANG - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) membuat simulasi smart city untuk Ibu Kota Nusantara (IKN) dan beberapa kota-kota lainnya di Indonesia.

Pada simulasi smart city ini terlihat terlihat beberapa miniatur struktur kota yang bisa dikendalikan dengan cara jarak jauh.

Widyaiswara BSSN, Doni Harso mengatakan bahwa simulasi ini bisa dikendalikan oleh dua buah smartphone.

"Seperti pada simulasi kereta api, itu bisa dikendalikan oleh dua handphone," ucapnya kepada TribunnewsBogor.com di Pusat Pelatihan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Sentul, Jalan Raya Cijayanti, Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Rabu (16/3/2022).

Tidak hanya kereta api saja yang bisa dikendalikan oleh smartphone, beberapa jenis lainnya juga bisa dikontrol seperti, lampu kota, mesin air bahkan kincir angin.

Diketahui, pengendalian melalui handphone ini juga, akses sebelumnya memang sudah diretas melalui sistem aplikasi, yang di mana hal tersebut sudah terkendali dengan sistem siber.

Alat pengendali smart city ini ternyata tidak sembarang orang untuk bisa memegangnya, hanya orang-orang yang bertugas di smart city yang memiliki akses pengendalian.

Doni Harso menyatakan bahwa dengan dibuatnya smart city ini, pihak BSSN mendapat mandat untuk mendukung akan implementasi IKN.

"Kami juga sudah menyiapkan tur untuk smart city ini dan sudah di uji coba beberapa kali simulasinya," katanya.

Smart city ini bukan hanya digunakan untuk pembangunan IKN saja, pada kota-kota lain di Indonesia juga bisa menerapkan sistem smart city.

Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Letjen TNI (Purn) Hisna Siburian menyatakan bahwa simulasi smart city ini sudah ada sejak 2019.

"Kita buat simulasi ini untuk persiapan IKN nanti, kita dukung," ujarnya.

Dengan adanya simulasi smart city ini, menurutnya guna persiapan dalam mendukung proyek ibu kota baru.

Saat ini sumber daya manusia (SDM) dari BSSN masih belum cukup, hal ini harus direncanakan dan disiapkan terlebih dahulu hingga semuanya siap.

Hisna Siburian menambahkan bahwa perkiraannya untuk SDM yang mengoperasikan khususnya di IKN smart city akan direncanakan pada tahun ini.

"Ada alat instruksi, itu untuk mengasah keterampilan dan kemampuan untuk mengoperasikan alat smart city," pungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved