Saifuddin Ibrahim Terancam Hukuman 6 Tahun Penjara, Ucapannya soal Al-Quran Tuai Polemik

Bareskrim Polri tetapkan pendeta Saifuddin Ibrahim ditetapkansebagai tersangka kasus penistaan agama dan terancam hukuman 6 tahun penjara

Editor: widi bogor
YouTube.com/Saifuddin Ibrahim
Saifuddim Ibrahim ditetapkan sebagai tersangka kasus penistaan agama 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Pernyataan seorang pendeta bernama Saifuddin Ibrahim menuai protes dari kalangan umat muslim.

Dalam video berdurasi sembilan menit yang diunggah pada Senin (14/3/2022) lalu itu, Saifuddin Ibrahim meminta Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, untuk menghapus 300 ayat Al-Qur'an.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD telah meminta pihak kepolisian agar segera menyelidiki kasus tersebut, karena perkataan Saifuddin teleh membuat gaduh dan dinilai meresahkan.

Pihak kepolisian pun sudah menindak lanjuti laporan Mahfud MD.

Baca juga: Polemik Warisan Melebar, Kakak Kandung Minta Kuburan Dorce Dibongkar, Ucapan Anak Angkat Mengejutkan

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo, mengatakan kasus itu telah ditangani Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

"Polri khususnya Dit Siber Bareskrim akan mendalami isi konten video tersebut," kata Dedi saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu (16/3/2022) lalu, dikutip dari Tribunnews.com.

Dua pekan berlalu, kini Saifuddim Ibrahim telah ditetapkan menjadi tersangka dalam dugaan kasus penistaan agama.

Dia ditetapkan tersangka oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

"Saat ini yang bersangkutan sudah tetapkan sebagai tersangka," ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo kepada wartawan, Rabu (30/3/2022).

Dedi menuturkan penetapan tersangka tersebut dilakukan oleh penyidik sejak 2 hari lalu.

Polri masih enggan merinci terkait keberadaan Saifuddin Ibrahim.

"Sejak 2 hari yang lalu mas kalau nggak salah (penetapan tersangka)," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Siber Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menyatakan bahwa status perkara Saifuddin Ibrahim yang meminta agar 300 ayat Alquran dihapus sudah ditingkatkan menjadi penyidikan.

Hal itu dibenarkan Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Pol Asep Edi Suheri.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved