Bikin Gerindra Kebakaran Jenggot, Doakan Anies Baswedan Jadi Presiden Disebut Dosa Terbesar Taufik

Pernyataan Mohamad Taufik yang terang-terangan mendukung Anies Baswedan ini pun disebutnya telah membuat elit Gerindra kebakaran jenggot.

KOMPAS.com/NURSITA SARI
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik (kanan) dan Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Muhammad Arifin (kiri) menyerahkan surat usulan cawagub DKI Jakarta kepada Gubernur DKI Anies Baswedan (tengah) di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (21/1/2020). 

Pernyataan Ariza ini membantah desas-desus yang menyebut Taufik dicopot dari kursi pimpinan dewan lantaran mendoakan Anies Baswedan jadi Presiden RI di masa mendatang.

"Bukan (karena doain Anies jadi presiden) ya," ucapnya singkat di Balai Kota, Senin (4/4/2022).

Baca juga: Duetkan Anies Baswedan dan Puan di Pilpres 2024, Pakar Sebut Bisa Selamatkan Bangsa dan Demokrasi

Politisi senior yang kini menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta ini tak menjelaskan secara gamblang alasan pencopotan Taufik.

Ariza cuma bilang bahwa kinerja Taufik selama memimpin Gerindra di DKI sudah sangat baik.

"Beliau berhasil meningkatkan peroleh kursi dan juga beliau berhasil mengantarkan dua pasangan calon pilkada, Jokowi-Ahok dan Anies-Sandi," ujarnya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Gedung DPRD DKI daat diwawancarai awak media, Kamis (7/10/2021).
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Gedung DPRD DKI daat diwawancarai awak media, Kamis (7/10/2021). (TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina)

Sebelumnya, teka-teki nasib Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik terungkap.

Politisi senior Gerindra ini pun mengaku dicopot dari jabatannya sebagai pimpinan dewan.

Hal ini diungkapkan Taufik usai menerima kabar tersebut dari Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.

"Pak Ariza sudah ngomong, nyampein (saya dicopot dari posisi Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta). Saya jawab ya enggak apa-apa, itu memang kewenangan organisasi," ucapnya saat dikonfirmasi, Jumat (1/4/2022).

Sebagai informasi, Taufik sudah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta sejak periode 2014-2019.

Dari informasi yang diterima TribunJakarta.com, surat pemberhentian Taufik sudah disampaikan Gerindra kepada Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi.

Namun, surat itu belum diterima Taufik sehingga ia mengaku belum mengetahui pasti alasan pemberhentian dirinya.

"Saya belum lihat suratnya, jadi alasannya saya belum tahu," ujarnya.

Meski belum mengetahui pasti alasan pencopotan dirinya, Taufik mengaku legowo dengan keputusan yang diambil Gerindra.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved