Melihat Cara Budidaya Jangkrik di Ciampe Bogor, Peternak: Jangkrik Bersuara, Banting Harga

Sebagian orang memanfaatkan jangkrik sebagai bisnis, di karenakan banyaknya permintaan yang tak kunjung surut.

Tayang:
Penulis: Siti Fauziah Alpitasari | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/ Siti Fauziah Alpitasari
Budaya jangkrik, Kamis (7/4/2022). 

Laporan Wartawan Tribunnewsbogor.com, Siti Fauziah Alpitasari

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIAMPEA - Jangkrik merupakan salah satu serangga yang biasanya dijadikan pakan burung, reptil dan lainnya.

Sebagian orang memanfaatkan jangkrik sebagai bisnis, di karenakan banyaknya permintaan yang tak kunjung surut.

Pantauan TribunnewsBogor.com, terdapat budidaya jangkrik yang berlokasi di Babakan Pandai RT 2/7 Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.

Pemilik peternak jangkrik, Lukman Nulhakim menjelaskan beberapa tahap proses dalam budidaya jangkrik.

“Pertama, mempersiapkan kandang atau yang biasa disebut box oleh para peternak,” tutur pemilik peternak jangkrik, Lukman kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (7/4/2022).

Lalu tahap ke-dua menurutnya, siapkan egg tray dan daun pisang kering yang di susun rapih untuk media pembesaran jangkrik.

“Setelah media pembesaran telah siap, telur jangkrik dibungkus kain dan di simpan dalam box yang sudah disiapkan sebelumnya,” ujar Lukman.

Telur jangkrik pun di semprot air dari luar atau biasa di sebut oleh para peternak di embun, agar tetap hidup dan menetas.

Lamanya penetasan telur jangkrik tergantung pada kualitas telur jangkrik itu sendiri.

Biasanya telur jangkrik yang memiliki kualitas baik hanya butuh waktu sekitar tiga hari untuk menetas.

Namun menurut Lukman, telur jangkrik yang memiliki kualitas kurang baik memerlukan waktu lebih lama.

“Biasanya sekitar 1 minggu,” kata Dia.

Selain itu, jangkrik yang baru menetas, ia beri pakan pur yang sebelumnya telah dihaluskan dan diberi batang pisang yang telah dipotong kecil sebagai media untuk minum jangkrik tersebut.

“Pemberian pakan tersebut berlangsung sampai jangkrik berumur 20 hari,” sahutnya lagi.

Setelah mencapai umur 20 hari, pakan jangkrik di tambah lebih banyak dari sebelumnya agar meningkatkan bobot jangkrik.

“Beri pakan jangkrik itu kita bisa dua karung per hari,” lanjutnya.

Proses penambahan pakan ini menurut pemilik ternak jangkrik, berlangsung selama 10 hari.

Jangkrik pun sudah dapat di panen setelah berumur 30 hari.

Jangkrik yang ia jual biasanya dijual ke kios yang sudah memesan jangkrik, dan bisa mencapai satu-dua kuintal jangkrik per bulannya.

“Untuk harga sekarang masih normal, kalo ke kios biasanya Rp 35 ribu/kg kalau pengepul nampung biasanya Rp 30 ribu/kg,” ungkapnya.

Berbeda lagi dengan jangkrik yang sudah berumur 40-45 hari, biasanya jangkrik sudah bersuara dan memiliki sayap untuk terbang.

“Kalau udah suara, banting harga setengah karena jangkrik tersebut buat indukan,” tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved