Ramadhan 2022

Hukum Marah-marah saat Puasa, Benarkah Bisa Membatalkan? Ini Penjelasan Ahli

Pembahasan seputar batal tidaknya puasa jika marah dan emosi diawali dengan sebuah pertanyaan dari seorang jemaah.

Editor: Tsaniyah Faidah
Net
Ilustrasi - Hukum marah-marah dan emosi saat puasa Ramadhan 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Puasa tak hanya menahan lapar dan dahaga, melainkan juga harus menahan diri dari hawa nafsu.

Yaitu mengontrol diri agar tidak marah bahkan menggunjing.

Hal ini lantaran puasa Ramadhan merupakan momen ibadah yang harus dijalani dengan kesabaran agar meraih keberkahan.

Lantas, bagaimana jika kita marah atau emosi apakah puasanya akan batal?

Berikut penjelasan Ustaz Adi Hidayat dilansir melalui laman Instagram @ustadzadihidayat.

Pembahasan seputar batal tidaknya puasa jika marah dan emosi diawali dengan sebuah pertanyaan dari seorang jemaah.

"Kan kalau Ramadhan ini kita tetep bekerja, tetep bertemu dengan orang banyak, kadang saya suka lupa untuk menahan emosi akhirnya suka nangis, terus suka kelepasan marah, nah apakah hal itu bisa membatalkan puasa saya atau hanya mengurangi pahala puasanya?

Dan kira-kira hal apa saja yang bisa membatalkan atau mengurangi pahala puasa?," tanya seorang jemaah.

Baca juga: Simak 7 Tips Menurunkan Berat Badan saat Puasa, Dapatkan Tubuh Ideal Setelah Ramadhan

"Penting kita ketahui dari keterangan-keterangan Nabi Sholallahu'alaihiwasallam, ada dua jenis yang bisa mempengaruhi pahala puasa kita," terang Ustaz Adi Hidayat.

"Hal pertama yang langsung bisa menggugurkan nilai puasanya disebut dengan segala hal yang membatalkan puasa, makan batal, sengaja minum batal, berhubungan seksual suami istri siang hari batal, wudhu misalnya nanti kumur-kumurnya pakai sirop batal," jelas Ustaz Adi Hidayat.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved