Bikin Millenial Penasaran, Apakah Bicara 'Anjir' Bisa Membatalkan Puasa ? Ini Penjelasan MUI

Menurut Asrorun, perkataan buruk dan umpatan tidak termasuk dalam perkara yang membatalkan puasa.

Editor: khairunnisa
SHUTTERSTOCK via kompas.com
Ilustrasi puasa 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Belum lama ini, di media sosial ramai mengenai hukum bicara " anjir" saat menjalani ibadah puasa Ramadhan.

Beberapa netizen terlebih kalangan millenial dan gen Z mempertanyakan, apakah bicara " anjir" bisa membatalkan puasa?

Pasalnya, sebagian netizen berpendapat bahwa " anjir" adalah kata umpatan, meski sebagian lagi menganggap sebaliknya.

Penjelasan MUI

Sebagaimana diberitakan KOMPAS.com pada Minggu (10/4/2022), Ketua Bidang Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Asrorun Niam Sholeh mengatakan, beberapa istilah yang multitafsir kembali pada kebiasaan masyarakat.

"Apakah itu ( anjir) dikenal sebagai umpatan atau tidak," ujar Asrorun Niam Sholeh.

Meski begitu, menurut Asrorun, perkataan buruk dan umpatan tidak termasuk dalam perkara yang membatalkan puasa.

Akan tetapi, mengumpat atau berkata kotor dapat menggugurkan pahala orang yang ber puasa.

"Puasa batal jika melakukan hal-hal yang membatalkan puasa, di antaranya makan, minum, dan hubungan badan," kata Asrorun Niam Sholeh.

Baca juga: Resep Praktis Kolak Biji Salak Ala Farah Quinn untuk Berbuka Puasa, Lengkap Cara Membuatnya

Penjelasan akademisi

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved