Demo Mahasiswa

Puji Orba Lebih Sejahtera, Koordinator BEM SI Kaget Disemprot Hotman Paris: Belajar Sama Senior !

Sebab, sebagai mantan aktivis tahun 98, Masinton Pasaribu menilai pandangan mahasiswa Universitas Riau ini perlu diluruskan.

Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Soewidia Henaldi
Youtube metrotvnews
Pernyataan Koordinator BEM SI, Kaharuddin soal perbandingan kebebasan dan kesejahteraan di masa orde baru dan saat ini justru jadi bumerang. 

"Kami bergerak dari hati nurani bagaimana kami melihat kondisi cerita dari orangtua kami masing-masing dan melihat bahwa hari ini mahasiswa butuh untuk bergerak," tegasnya.

Ia pun kembali menegaskan bahwa aksinya tidak ditunggangi oleh kelompok politik manapun.

"Silahkan lihat 6 tuntutan itu tidak ada sama sekali terkait menggulingkan atau menurunkan Presiden Jokowi," tandasnya.

Selain itu, Kaharuddin juga menceritakan soal beberapa akun media sosial dan nomer WhatsApp-nya dibajak.

"Saya mengalami perestasan, WhatsApp, telegram, WA saya 3 nomor diretas, kemudian Instagram," kata Kaharuddin.

"Kamu punya 3 WA?," tanya Hotman Paris.

"Iya," jawab Kaharuddin.

"Waduh bisa ngalahin Hotman Paris, saya 1 WA Asprinya ada 39," seling Kaharuddin.

Baca juga: Debat Jabatan Presiden, Luhut Tunjuk-tunjuk Mahasiswa UI, Wajahnya Emosi saat Disebut Otoriter

Baca juga: Teriakan Ibu-ibu yang Bikin Ade Armando Dikeroyok Saat Demo BEM SI, Pria Sedang Bukber Ikut Terseret

"Ada gak yang mengintimidasi?," tanya Hotman Paris lagi.

"Ada yang menghubungi, H- beberapa hari jelang 11 Maret, ada yang bilang 'Kamu mau pulang nama atau pulang sekarang?'," kenang Kaharuddin.

Kemudian, Hotman Paris pun menanyakan soal tuntutan mahasiswa terkait janji kampanye Jokowi.

"Anda mahasiswa juga menuntut jadi kampanye dari Jokowi? Janji yang mana yang Anda merasa belum dipenuhi?," tanya Hotman Paris.

"Ya pertama 12 tuntutan terkait pelemahan KPK, itu kan ada 12 tuntutan kita. Dan hari ini kenapa di 6, kami ingin menyampaikan, presiden jangan fokus di pesta demokrasi di tahun 2024, ataupun pembantu presiden yakni menteri-menterinya," jawab Kaharuddin.

"Jadi, janji kampanye yang mana yang perlu difokuskan?," tanya Hotman Paris lagi.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved