Tak Kunjung Diberangkatkan, Puluhan Korban Akan Laporkan Perusahaan Travel ke Polisi

Menurut Bazri, para korban hingga kini tak kunjung diberangkatkan ke sejumlah destinasi wisata di Turki, Mesir dan Eropa.

Editor: Ardhi Sanjaya
Tribunnews
Ilustrasi penipuan 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Sebuah perusahaan travel diduga melakukan penipuan pada pelanggannya.

Kuasa hukum korban dari Kantor Hukum R & R Lawyer, R Bazri Hambakung mengatakan pihaknya akan segera melaporkan perusahaan juga pemiliknya ke Polda Metro Jaya.

Menurut Bazri, para korban hingga kini tak kunjung diberangkatkan ke sejumlah destinasi wisata di Turki, Mesir dan Eropa.

"Korban telah membayar lunas biaya wisata halal sejak tahun 2019, tapi sampai saat ini belum diberangkatkan tanpa alasan yang jelas," kata Bazri Hambakung dalam keterangan tertulisnya.

Bazri mengatakan kantor perusahaan travel di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan itu pun sudah kosong.

"Tidak ada aktivitas apapun. Begitu juga pemilik perusahaan travel sulit ditemui dirumahnya," katanya.

Hingga kini pihak Bazri sudah melayangkan dua surat somasi pada pemilik perusahaan.

Namun hingga kini tidak ada tanggapan dan itikad baik untuk menyelesaikan.

Bazri mengatakan, dari puluhan korban, saat ini ada 12 korban yang dipastikan akan segera melaporkan ke Polda Metro Jaya.

Tak ayal, kata Bazri, kerugian dari 12 korban sebanyak Rp 359 juta lebih.

"Sebenarnya jumlah korban lebih banyak, tapi yang lainnya sedang mengumpulkan bukti-bukti pembayaran karena sudah cukup lama. Sedangkan korban lainnya masih berharap tetap diberangkatkan," katanya.

Masih kata Bazri, para korban umumnya berasal dari Jakarta, Bekasi, Cilegon, Surabaya, Depok dan Purwokerto.

Bazri juga mengungkapkan, korban pada umumnya tergiur ikut ke perusahaan travel ini karena tergiur promosi wisata halal yang ditawarkan.

"Promosi yang ditawarkan sangat menggiurkan, khususnya wisata tujuan Aqso Mesir tahun 2020 beberapa artis terkenal disebut akan ikut. Sebut saja Oki Setiana Dewi, Zaskia Sungkar. Pada intinya, para korban berharap uang yang sudah mereka bayarkan dikembalikan," katanya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved