H-9 Idul Fitri, Jasa Marga Catat Ratusan Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek

Angka-angka tersebut, mayoritas distribusi lalu lintas kendaraan menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) atau sebanyak 145.990 kendaraan (46,7%).

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Tsaniyah Faidah
Ist/Dok. PT Jasa Marga
sebanyak 312.755 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-10 s.d H-9 Hari Raya Idul Fitri 1443 H/2022 yang jatuh pada periode Jumat-Sabtu (22-23 April 2022). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Sembilan hari menjelang lebaran, ratusan ribu kendaraan mulai tinggalkan daerah Jabodetabek.

Berdasarkan catatan dari PT Jasa Marga, sebanyak 312.755 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-10 s.d H-9 Hari Raya Idul Fitri 1443 H/2022 yang jatuh pada periode Jumat-Sabtu (22-23 April 2022).

Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Dwimawan Heru mengatakan, total kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek itu melalui beberapa gerbang tol utama.

"Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama, yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), dan GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Trans Jawa dan Bandung)," kata Dwimawan dalam keterangan tertulis kepada TribunnewsBogor.com, Minggu (24/4/2022).

Baca juga: H-9 dan H-10 Lebaran 2022, Volume Kendaraan Menuju Puncak Bogor Lebih Sepi dari Arus Lalin Normal

Angka-angka tersebut, mayoritas distribusi lalu lintas kendaraan menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) atau sebanyak 145.990 kendaraan (46,7%).

Kemudian, 96.527 kendaraan (30,9%) menuju arah Barat (Merak) dan 70.238 kendaraan (22,5%) menuju arah Selatan (Puncak).

"Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini turun 7,8% jika dibandingkan lalin normal periode November 2021 dengan total 339.205 kendaraan," bebernya.

Mesi begitu, Jasa Marga tetap mengimbau para pengguna jalan tol untuk tetap mengantisipsi perjalanan.

Terutama, dalam keprimaan kendataan dan protokol kesehatan.

"Pastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, mematuhi protokol kesehatan (menggunakan masker, cuci tangan dan menjaga jarak) saat berada di rest area, isi BBM dan saldo uang elektronik yang cukup, serta mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas," tandasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved