'Jangan, Sakit' Jeritan Bocah 3 Tahun Saat Disiksa Orangtuanya, Korban Hanya Makan Mie Instan Mentah

Sehari-harinya, sang bocah malang ini hanya dikasih makan mie instan metah oleh orangtuanya yakni RM (46) dan IR (28).

Penulis: Damanhuri | Editor: Damanhuri
TRIBUNJATIM.COM
Ilustrasi balita disiksa 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- 'Jangan, sakit' kalimat itulah yang kerap didengar oleh tetangga saat bocah busia 3 tahun sedang disiksa oleh kedua orang tuanya sendiri.

Bahkan, bocah berinisial F memiliki berat badan dibawah rata-rata anak seusianya.

Berat badannya kini hanya 7 kilo gram.

Sehari-harinya, sang bocah malang ini hanya dikasih makan mie instan metah oleh orangtuanya yakni RM (46) dan IR (28).

Saat ini, bocah balita yang tinggal di Kota Tarakan, Kalimantan Utara itu telah dievakusi ke tempat yang aman dan mendapatkan penanganan medis.

Selain tubuhnya kecil karena kekurangan gizi, sekujur tubuh F juga terdapat sejumlah bekas luka kekerasan.

Dokter di Rumah Sakit Dr.Jusuf SK Kota  Tarakan mengatakan, anak tersebut mengalami gizi buruk dan stunting.

‘’Dari keterangan tetangganya dan para saksi yang kami periksa,"

"Anak itu hanya dikasih makan mie instan mentah. Kita masih dalami ini,’’ Kasat Reskrim Polres Tarakan Iptu Muhammad Aldi.

Aldi mengatakan, dengan kondisi bocah yang terlihat kurus, tidak menutup kemungkinan bahwa dia tidak hanya mengalami kekerasan secara fisik.

Namun juga terjadi kekerasan bentuk lain.

Misalnya, korban dibiarkan kelaparan, tanpa diberi susu dan makanan layak.

Balita tersebut merupakan anak sang ibu dari suami sebelumnya.

ilustrasi balita bertelanjang kaki
ilustrasi balita bertelanjang kaki (orami)

Ketika menikah dengan ayah tiri, ibu korban memiliki 2 anak yang kini usianya 1,5 tahun dan 5 bulan.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved