Tampang Oknum Polisi Bogor yang Palak Pengendara Rp 2,2 juta, Ancam Jebloskan Korban ke Penjara

SA yang berpangkat Bripka, diamankan karena diduga melanggar prosedur penindakan terhadap pelanggar lalu lintas di Jalan Pajajaran, Kota Bogor.

Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Soewidia Henaldi
Twitter
Polisi tilang 2 juta karena motor pengendara tidak dilengkapi spion. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Seorang oknum Polisi di Bogor diamankan Propram Polresta Bogor Kota.

SA yang berpangkat Bripka, diamankan karena diduga melanggar prosedur penindakan terhadap pelanggar lalu lintas di Jalan Pajajaran, Kota Bogor.

SA dianggap melanggar kode etik hingga terancam sanksi pemecatan.

Tindakan SA ini menjadi viral di media sosial lewat sebuah postingan.

Cerita seorang warganet, ia mengaku di tilang Polisi di Bogor hingga diminta uang Rp 2,2 juta.

Dalam ceritanya, ia di tilang pukul 04.00 WIB pada 23 April 2022.

"Di wiliyah Bogor Vila Pajajaran Warung Jambu," tulisnya.

Ia di tilang karena motornya tak menggunakan spion.

"Saya minta di tilang saja dan Polisi tidak memberi surat tilang," katanya.

Oknum Polisi Bripka SA justru meminta uang sebesar Rp 2,2 juta.

"Kami pun tidak punya uang sebanyak itu. Dia minta separo," katanya.

Jika tak mau bayar, kata warganet, ia diancam akan dipenjara selama 14 hari.

viral oknum polisi ketok denda tilag di Bogor
viral oknum polisi ketok denda tilag di Bogor (istimewa)

"Secara terpaksa kami membayar sebesar 1 juta 20 ribu ke nomor rekening atas nama Syarif Alpred Simanjuntak," tutupnya.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan pihaknya telah menangkap Bripka SA.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved