Tukang Ojek Tewas Ditembak KKB Papua, Istri: 'Kenapa Ditembak Suami Saya?'

Tangis pilu Nengsiah tak terbendung lantaran suaminya menjadi korban keberingasan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua Distrik Ilaga.

Editor: Yudistira Wanne
Tribun Papua
Samsul Sattu, korban balas dendam KKB Papua yang ditembak saat sedang ngopi di depan rumah. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Nengsiah Yorinda tak kuasa menhan duka yang mendalam.

Tangis pilu Nengsiah tak terbendung lantaran suaminya menjadi korban keberingasan Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB) Papua Distrik Ilaga.

Ya, suami Nengsiah bernama Samsul Sattu dan berprofesi sebagai tukang ojek tewas ditembak KKB, Senin (25/4/2022).

Bahkan istri Samsul melontarkan pertanyaan yang cukup menyayat hati, 'kenapa ditembak suami saya?'.

Baca juga: Menghilang Tanpa Jejak, Seorang Prajurit TNI AD Diduga Berkhianat dan Gabung ke KKB, Ini Sosoknya

Nengsia mengaku menerima telepon dari orang tak dikenal pada Senin (25/4/2022).

Belum lama berbicara, sambungan telepon mati.

"Saya tidak kenal, tapi dia bilang ini dari Ilaga Papua, mau sampaikan kabar penting," kata Nengsia bercerita.

Melansir dari Tribun Toraja dalam artikel 'Cerita Istri Korban KKB Papua Asal Toraja, 'Saya Dapat Kabar Duka Lewat SMS'.

Setelah mendapat telepon, Nengsia mulai gelisah. Ia khawatir dengan keadaan suaminya.

Benar saja, tak lama kemudian ia kembali mendapat pesan SMS.

Isi SMS itu menyebut bahwa suaminya tewas tertembak.

"Di SMS itu sampaikan, ibu yang sabar, bapak meninggal karena ditembak.

"Sambil nangis, saya tanya, siapa yang tembak, kenapa ditembak suami saya?" ungkapnya.

Baca juga: Tangis Ayah Kenang Ucapan Terakhir Syahril Sebelum Tewas Ditembak KKB, Korban: Pak Saya Mau Kerja

Mendapat SMS itu, Nengsia pun masih tidak percaya suaminya meninggal.

Halaman
1234
Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved