Menhub Minta Perusahaan Swasta dan BUMN Sediakan Mudik Gratis untuk Kurangi Kemacetan di Jalan

Ia menuturkan, apa yang dilakukan oleh BUMN untuk memberikan mudik gratis ini bisa diikuti oleh lembaga lainnya.

Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
Menteri Perhbungan, Budi Karya Sumadi saat Meninjau Kesiapan Pengamanan Arus Mudik di Simpang Gadog Bogor, Kamis (28/4/2022). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIAWI - Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi berharap perusahaan swasta hingga BUMN menyediakan mudik gratis kepada masyarakat untuk mengurangi kemacetan di jalan.

Hal itu disampaikan saat kunjungannya ke pos lalu lintas di Simpang Gadog, Kabupaten Bogor, Kamis (28/4/2022)

"Tadi waktu di depok saya menganjurkan bahwa stakeholder yang lain seperti perusahaan melakukan tambahan mudik gratis, dalam perjalan saya telpon beberapa BUMN kita dapat kira-kira 400 bus, alhamduillah bisa dilaksanakan, saya minta dirut Jasa Raharja untuk mengkoordinir, karna BUMN," ujar Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, kepada wartawan, Kamis (28/4/2022).

Ia menuturkan, apa yang dilakukan oleh BUMN untuk memberikan mudik gratis ini bisa diikuti oleh lembaga lainnya.

"Karena tadi kan liat seperti yang di Depok, mereka kan seneng banget, tapi langkah BUMN memberikan mudik gratis ini supaya diikuti oleh kementrian lembaga yang lainnya, swasta yg lainnya," tuturnya.

Budi Karya memberikan gambaran perhitungan ongkos mudik satu keluarga yang seharusnya dikeluarkan, namun dengan adanya mudik gratis ini biaya tersebut bisa manfaatkan dengan baik.

"Saya hitung kalo mereka lima orang, kali 300 ribu jadi 1,5 juta, bolak balik 3 juta nah 3 juta itu bisa dipake jajan dan memberikan kepada saudara-saudaranya yang di daerah," terangnya.

Menurutnya, selain untuk membantu masyarakat, mudik gratis juga dapat mengurangi volume kendaraan saat mudik.

"Jadi ini CSR yang sangat produktif juga membantu berkurangnya kemacetan, kalau ada 400 bus dikali 50 orang, sama dengan 20 ribu penumpang. Nah jika 20 ribu penupang itu naik motor, itu berarti 10 ribu motor yang bergerak," tuturnya.

Sementara itu, Dirut Jasa Raharja, Rivan Acmad Purwantono, mengatakan periode pertama BUMN telah melepas untuk mudik gratis ini sebesar 542 bus, perkiraan kapasitasnya 24 ribu, dan 99 kereta api dengan total 15ribu penumpang.

"Diharapkan seperti yang pak menhub bicarakan bahwa masyarakat masih berharap adanya mudik gratis, dan beberapa bumn tadi baru ada 5 bumn telah sepakat ada tiga berikutnya, mudah2an 400 berikutnya akan terus kita berangkatkan baik sebelum maupun setelah lebaran," ungkapnya.

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved