Cintanya Ditolak Istri Orang, Pria Ini Malah Ngatain Organisasi Masyarakat

Cinta kadang-kadang tak ada logika memang benar adanya, seorang pria di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng) sebagai contohnya.

Editor: Yudistira Wanne
Net
Ilustrasi penangkapan 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Cinta kadang-kadang tak ada logika memang benar adanya, seorang pria di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng) sebagai contohnya.

Pria berinisal HW (45) warga Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang harus berurusan dengan aparat penegak hukum.

HW ditangkap polisi lantaran menghina sebuah organisasi kemasyarakatan (Ormas).

Baca juga: Ditangkap Polisi, Begini Penampilan Pelaku Begal Payudara yang Meresahkan Warga Bogor

Usut punya usut, penghinaan tersebut dikakukan HW karena merasa dongkol cintanya ditolak oleh istri dari anggota Ormas itu.

Kapolsek Pabelan Polres Semarang AKP Kusyono mengatakan, pria tersebut berinisial HW (45) warga Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang.

"Dia mencintai SP (42) seorang perempuan yang juga menjadi anggota sebuah ormas Cabang Bringin Kabupaten Semarang," jelasnya, Rabu (4/5/2022).

Kusyono menjelaskan, kejadian tersebut berawal 21 April 2022 lalu. Saat itu HW mendekati SP.

"Namun SP tidak menanggapi hal tersebut karen sudah mempunyai suami. Selanjutnya pada tanggal 30 April 2022, HW mengupload kata-kata yang berisi penghinaan di akun media sosial pribadi miliknya," paparnya.

Baca juga: Ditangkap Polisi, 6 Pelaku Begal Sadis di Sentul Bogor Dikerubungi Warga : Jagoan Kamu !

Dikarenakan merasa terganggu atas tindakan HW, SP melaporkan perbuatan tersebut kepada ketua ormas yang menaunginya dan melapor ke Polsek Pabelan.

Selanjutnya pada Selasa (3/5/2022), perwakilan ormas melapor ke Polsek Pabelan.

Kemudian dilakukan mediasi antara pihak yang berselisih.

"Kegiatan mediasi yang dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat dan sejumlah perwakilan ormas berjalan lancar.

Dengan pernyataan dari pihak HW atas perbuatannya dan untuk tidak melakukan kembali perbuatan tersebut," kata Kusyono.

Dia mengimbau kepada masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial agar tidak menimbulkan perselisihan.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved