Idul Fitri 2022
Macet di Jalur Puncak, Pedagang Cilok di Rest Area Gunung Mas Diserbu Wisatawan
Kepadatan di sepanjang jalur Puncak Bogor mendatangkan rezeki bagi pedagang di sekitar Rest Area Gunung Mas Puncak, Kabupaten Bogor.
Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Vivi Febrianti
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.con, Muamarrudin Irfani
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CISARUA - Kepadatan di sepanjang jalur Puncak Bogor mendatangkan rezeki bagi pedagang di sekitar Rest Area Gunung Mas Puncak, Kabupaten Bogor.
Salah satunya Jajang (43), Pedagang Cilok keliling.
Ia biasa berjualan dengan cara berkeliling kampung, namun saat musim liburan seperti saat ini, ia akan mangkal di pinggiran Jalur Puncak.
Harga cilok yang dijualnya tergantung perminataan, pembeli bisa merasakan ciloknya mulai dari Rp 5.000 saja.
Ketika kepadatan terjadi di Sekitar Rest Area Gunung Mas, cilok dagangannya langsung diserbu oleh pengendara yang sedang terjebak kemacetan.
Dari penuturannya, pendapatannya tak menentu, walaupun sedang ramai wisatawan di daerah Puncak.
"Engga nentu penghasilan mah, kadang rame juga cuma rame yang lewat," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (5/5/2022).
Menurutnya, penghasilan per hari ketika sedang ramai itu cukup lumayan, namun ia enggan memberikan bocoran angka penghasilannya.
"Tergantung rezeki juga yaa, tapi lumayan lah kalo lagi rame mah," ucap jajang sambil tersipu malu.
Adapun alasan pembeli yang terjebak macet yaitu ingin sekedar ngemil.
"Lagi macet gini enaknya sambil ngemil, kalo diem rasanya gabut aja gitu engga ada kegiatan diem di motor," ujar Nurul (23), wisatawan Puncak yang hendak pulang ke Jakarta.
Dari pantauan TribunnewsBogor.com, cilok dagangannya yang dibawa sudah sampir ludes diserbu pembeli sore ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Pedagang-Cilok-didepan-Rest-Area-Gunung-Mas-Puncak-Kamis-552022.jpg)