Bolehkah Puasa Syawal Sebelum Bayar Utang Puasa Ramadhan? Begini Penjelasannya

Terjadi perbedaan pendapat di kalangan ulama terkait permasalahan apakah membayar puasa terlebih dahulu kemudian baru mengerjakan puasa Syawal.

Penulis: tsaniyah faidah | Editor: Tsaniyah Faidah
cheapumrahpackage.us
Terjadi perbedaan pendapat di kalangan ulama terkait permasalahan apakah membayar puasa terlebih dahulu kemudian baru mengerjakan puasa Syawal. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Setelah puasa Ramadhan umat Muslim dianjurkan untuk menjalankan puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal.

Pahala puasa enam hari di bulan Syawal ini setara dengan puasa selama setahun.

Puasa sunnah dapat dikerjakan setelah berlalunya 1 Syawal.

Namun apakah puasa syawal harus dikerjakan setelah membayar utang puasa Ramadhan?

Mengingat tidak semua muslim dapat melaksanakan penuh puasa ramadhan selama 29 hari atau 30 hari.

Sebagian ada yang tidak dapat berpuasa karena mengalami haid, nifas, sakit dan sedang melakukan perjalanan atau safar.

Mereka yang tidak bisa puasa di bulan Ramadhan, bisa menggantinya di hari lain.

Lantas apakah bisa dikerjakan sebelum mengantikan puasa Ramadhan?

Baca juga: Bacaan Dzikir Sore Hari, Hidup Tentram Tanpa Dendam

Terjadi perbedaan pendapat di kalangan ulama terkait permasalahan apakah membayar puasa terlebih dahulu kemudian baru mengerjakan puasa syawal.

Namun, para ulama sepakat lebih baik mengutamakan mengqada (menganti atau membayar) puasa Ramadhan dan setelah itu boleh melaksanakan puasa 6 hari di bulan Syawal.

Namun, mayoritas ulama juga sepakat boleh mengerjakan puasa sunnah Syawal terlebih dahulu jika ada uzur seperti memiliki banyak utang puasa.

Hal ini karena qada Ramadan bisa dilakukan hingga pada bulan Syaban.

Adapun puasa enam hari tersebut keutamaannya hanya bisa didapatkan ketika di bulan Syawal.

Follow us

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved