Ini Sosok Iron Man yang Kerap Hibur Pengendara di Jalur Puncak Bogor, Banting Tulang Demi Keluarga
Dibalik cosplay Iron man yang menghibur pengguna Jalan Raya Puncak, ada cerita tersendiri dari sosok lelaki demi menghidupi kebutuhan keluarga kecilny
Penulis: Siti Fauziah Alpitasari | Editor: Yudistira Wanne
Laporan Wartawan Tribunnewsbogor.com, Siti Fauziah Alpitasari
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, MEGAMENDUNG - Dibalik cosplay Iron man yang menghibur pengguna Jalan Raya Puncak, ada cerita tersendiri dari sosok lelaki demi menghidupi kebutuhan keluarga kecilnya.
Ya, Ramlan Ramdani (27) merupakan seorang ayah dari dua anak yang tak lain adalah sosok dibalik cosplay Iron man di titik kemacetan puncak, Jembatan Gadog, Kabupaten Bogor.
Sulitnya ekonomi di masa pandemi Covid-19 membuat Ramlan melakukan pekerjaan menjadi penghibur gunakan cosplay Iron man sambil berjoget diiringi musik.
“Sebelumnya pedagang di Pasar Bogor, omset turun dari pada nganggur yaudah ganti profesi saja,” tutur Ramlan saat ditemui TribunnewsBogor.com, Rabu (11/5/2022).
Ramlan mengaku bahwa ia terpaksa menjadi penghibur di Jembatan Gadog tersebut demi bertahan hidup dan membahagiakan keluarga kecilnya itu.
“Saya gak mau gini terus, saya sudah rumah tangga. Banyak hinaan tetangga, pengen usaha kayak orang-orang,” ujarnya.
Pantauan TribunnewsBogor.com pun tak sedikit pengguna jalan yang tertarik dan terhibur, lalu memberikan uangnya sembari melambaikan tangan.
Meskipun jalanan puncak diguyur hujan, Ramlan pun tetap bersemangat menjadi penghibur di titik kemacetan tersebut demi meraup rupiah.
“Sukanya bisa menjadi penghibur dan dukanya sih sering kegeleng sama mobil kakinya kalau benar-benar ngerayap macetnya,” kata Dia.
Di ketahui pula kostum yang ia kenakan sebelumnya adalah sewa, dengan biaya sewa Rp 50 ribu yang sudah termasuk sound.
“Dulu sewa sekarang alhamdulillah udah punya sendiri, ini bahan spons panas aja sih gak berat kostumya,” lanjutnya.
Sementara itu, Ramlan memulai cosplay Iron man mulai pukul 13.00 hingga 22.00 WIB, dengan berpendapatan per harinya adalah Rp 50 ribu hingga Rp 250 ribu rupiah per hari.
Dengan harapan Ramlan ingin mendapatkan profesi yang lebih layak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/iron-man-macet.jpg)