Disparbud Kota Bogor Terus Lakukan Kajian Mendalam Tentang Kesenian Asli Bogor

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor terus gali potensi kesenian dan kebudayaan asli Bogor.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Kesenian dengan nuansa kasundaan yang harus terus di lestarikan dan dijaga. 

Laporan Wartawan  TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor terus gali potensi kesenian dan kebudayaan asli Bogor.

Bukan tanpa sebab, kesenian dan kebudayaan asli trah Bogor, kini khawatir akan hilang tajinya.

Kepala Disparbud Kota Bogor Atep Budiman menjelaskan, saat ini pihaknya bersama kurator kebudayaan sedang melakukan kajian kesenian dan kebudayaan yang mendalam.

"Kemarin sedang dikaji oleh kurator kebudayaan. Memang ada di Cilendek, Kota Bogor. Itu khusus kesenian kerajaan tatar Bogor. Itu ada di Cilendek," kata Atep Budiman kepada TribunnewsBogor.com, Senin (23/5/2022).

Dari hasil kajian sementara, kata Atep, kurator tersebut sudah mendapatkan beberapa data terkait hal tersebut.

Mulai dari dokumentasi, ahli waris, dan data-data pendukung lainnya.

"Kurator itu memang sudah mendokumentasikan itu. Sudah dapat informasinya. Sudah dapat ahli warisnya juga sudah tahu. Kalau sudah dapat momennya, referensinya dan legitimasinya kuat, kita sama-sama dorong," ungkap Atep.

Proses yang panjang itu, tegas Atep, dilakukan guna memiliki kevalidan akan data kesenian yang diangkat.

Sebab, ditakutkan Atep, hal tersebut ketika diangkat bisa memunculkan kontroversi.

"Karena sangat jauh kan zamannya. Sudah gak diangkat lagi. Ketika diangkat kan takutnya menimbulkan kontroversi. Makanya sedang digali terus oleh kurator kebudayaan," beber Atep.

Namun, jauh sebelum itu, ungkap Atep, kesenian dan kebudayaan di Kota Bogor menang saat ini terus berkembang.

Walaupun, diakui Atep, trah asli Bogor dan memiliki riwayat tatar kerajaan sedikit sulit untuk dicari kevalidan datanya.

"Kalau kesenian direplikasi lebih modern, kontemporer, seni jaipongan masih dilestraikan di sanggar-sanggar.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved