TPPAS Nambo Uji Coba Bulan Juni, Pemkot Bogor Bisa Buang Sampah 10 Ton per-Hari

Kali ini, TPPAS Nambo yang berlokasi di Desa Lulut, Kecamatan klapanunggal, kabupaten Bogor itu segera bisa digunakan dan akan mulai diujicobakan.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
TPPAS Nambo, Kabupaten Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk membuang sampah ke Tempat Pembuangan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Lulut Nambo akhirnya bisa direalisasikan.

Kali ini, TPPAS Nambo yang berlokasi di Desa Lulut, Kecamatan klapanunggal, kabupaten Bogor itu segera bisa digunakan dan akan mulai diujicobakan.

"Untuk nambo sebetulnya dalam tahap persiapan. Rapat terakhir kita dengan pengelolaan Nambo itu rencananya di bulan Juni udah mulai tahap uji coba," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Deni Wismanto kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (1/6/2022).

Uji coba pembuangan sampah ini, tambah Deni, merupakan tahapan awal sebelum lanjut kepada tahapan berikutnya.

Untuk tahapan ini pun, kata Deni, Pemkot Bogor baru akan membuang sampah sebanyak 10 ton per hari.

"Insyaalah pengembangannya lagi terus dan terus. Mungkin untuk tahapan ini mulai dari kecil dulu nanti lanjutannya bisa lebih," tambahnya.

"Dari Kota insyaalah satu truk besar sekitar 10 ton setiap hari. Kedepannya kita angkat tingkatkan lagi. Karena di sananya (Nambo) juga bertahap," imbuhnya.

Terkait tahapan selanjutnya dari uji coba ini, diakui Deni, masih banyak hal yang harus diselesaikan dari TPPAS Nambo ini.

"Proses aja lah ya. Kemarin liat memang banyak hal yang harus dilengkapi. Seperti misal persiapan alat-alat. Kemudian juga kita disana gaboleh kaya TPA konvensional. Datang langsung dibuang. Tapi ada sistem pengolahan dan pebampungan. Tidak seperti di Galuga," jelasnya.

Meski begitu, tegas Deni, pada saat TPPAS Nambo sudah mulai beroperasi secara penuh, kapasitas pembuangan sampah dari Kota Bogor direncanakan bakal bertambah.

Sebab, jika dilihat dari kapasitas, TPPAS Nambo lebih bisa banyak menampung sampah dibandingkan dengan TPA Galuga.

"Kapasitasnya jauh. Nambo untuk beberapa regional. Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Depok, dan Tangerang membuang ke Nambo secara bertahap. Jadi, kapasitas rencana Nambo itu TPA regional. Bukan hanya Bogor saja," ungkapnya.

Sementara itu, disinggung soal Tiping Fee yang harus dibayarkan Pemkot Bogor, diakui  Deni, tidak ada kendala yang ditemukan.

"Bicara tiping fee tentu pengelolaan yang baik tentu ada biaya. Nanti itu dikomunikasikan dengan Pemprov Jabar. Pemprov Jabar akan bantu pengelolaan TPA itu yang memenuhi standar.

"Sekitar 120 - 150 ribu per ton nya. Nanti Juni uji coba," tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved