Viral Video Detik-detik Penumpang Pesawat Histeris Saat Turbulensi, Pihak Maskapai Angkat Bicara

Pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GA 608 diduga mengalami turbulensi, Minggu (29/5/2022).

Penulis: yudistirawanne | Editor: Yudistira Wanne
Kemenpar
Garuda Indonesia 

TRUBUNNEWSBOGOR.COM - Pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GA 608 diduga mengalami turbulensi, Minggu (29/5/2022).

Bahkan peristiwa yang terjadi ketika itu terekam kamera dan menjadi viral di media sosial.

Dalam video yang beredar di akun Instagram @kepoin_trending, terlihat penumpang merekam momen di mana pesawat tengah mengalami turbulensi.

Dalam narasi beredar disebutkan, pesawat tersebut merupakan Garuda Indonesia yang hendak mendarat di Bandara Mutiara SIS Al Jufri Palu, Sulawesi Tengah.

Sontak, terdengar dalam pesawat para penumpang histeris.

Kemudian dalam rekaman tersebut juga nampak pesawat mengalami guncangan.

Usai peristiwa tersebut, pihak maskapai Garuda Indonesia angkat bicara mengenai ramainya video viral yang menyebutkan turbulensi di GA 608.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra membenarkan, pesawat itu merupakan bagian dari maskapainya yang punya nomor penerbangan GA 608.

Turbulensi itu terjadi saat pesawat sedang terbang dari Bandara Sultan Hasanuddin Makassar menuju Palu pada Minggu (29/5/2022).

Pesawat disebut lepas landas di Makassar pada 13.30 Wita.

Irfan mengatakan, pesawat itu memang menghadapi cuaca buruk berupa perubahan kecepatan angin secara mendadak.

Demi keselamatan penumpang, pilot pesawat itu melakukan tindakan antisipatif sebelum pendaratan.

"Pilot in command (PIC) kemudian melakukan tindakan antisipatif melalui prosedur "Go Around" dengan kembali melakukan penyesuaian ketinggian pesawat pada ketinggian tertentu guna memastikan kondisi cuaca dalam keadaan kondusif untuk kembali mendarat," kata Irfan dikutip dari Kompas.com, Rabu (1/6/2022).

"Setelah melakukan prosedur "Go Around" dan sempat mengalami turbulensi beberapa waktu akibat cuaca buruk tersebut, penerbangan GA 608 berhasil mendarat dengan lancar dan selamat pada pukul 15.15 Wita di mana seluruh penumpang melakukan proses disembark dengan normal," sambungnya.

Irfan memastikan, sebelum melakukan prosedur antisipatif, pilot sudah berkoordinasi dengan Air Traffic Controller.

Kendati demikian, Irfan menyatakan permintaan maaf atas ketidaknyamanan penumpang dalam penerbangan itu.

Dia juga memastikan keamanan jadi komitmen bersama seluruh lini operasi Garuda Indonesia.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved