Artis Terjerat Narkoba

Zul Zivilia Dihukum Mati Cuma Hoaks, Istri Ancam Laporkan Penyebar Isu, Sedih Anaknya Dikucilkan

Retno mengatakan, bahwa kabar palsu tersebut mengganggu psikolog keluarganya, khususnya keempat anaknya.

KOMPAS.com/IRA GITA/BAHARUDIN AL FARIS
Istri Zul Zivilia, Retno Paradinah menangis saat diwawancarai usai sidang pledoi Zul di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Senin (16/12/2019). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, JAKARTA - Sempat beredar di sosial media, penyanyi Zul Zivilia akan dihukum mati terkait kasus penyalahgunaan narkoba.

Mengenai ini, istri Zul Zivilia, Retno Paradinah membantah kabar tersebut.

Ia pun sedih setelah rumor palsu itu beredar.

Pasalnya keluarga dan anak-anaknya sampai dikucilkan gara-gara rumor itu.

"Sebenarnya kesel, ini kan rame banget di mana-mana, bukan hanya di satu akun (media sosial) aja yang beritain eksekusi mati," kata Retno saat ditemui di kawasan Simprug Jakarta Selatan, baru-baru ini.

"Ya rada kesel apa lagi sampai ke keluarga jelas mereka sedih," lanjutnya.

Baca juga: Suaminya Belasan Tahun Dipenjara, Istri Zul Zivilia Banting Tulang Demi Anak, Pekerjaannya Disorot

Retno mengatakan, bahwa kabar palsu tersebut mengganggu psikologi keluarganya, khususnya keempat anaknya.

"Kita lagi proses pemulihan dan tiba-tiba ada kabar begini ya sedih lagi, (nangis) ya benar itu dampak ke keluarga dan anak-anak ya lebih lagi," ungkap Retno.

"Apalagi lingkungan tinggal terbuka, sama warga di sana terbuka, takutnya anak-anak dikasih tahu bapaknya mau begini ya," tambahnya.

Zul Zivilia dan sang istri, Retno Dina
Zul Zivilia dan sang istri, Retno Dina (Kolase Eminews.id/tribunnews.com)

Lebih lanjut, kuasa hukum Zul Zivilia, Laode Umar Bonte menegaskan pihaknya akan membawa persoalan ini ke ranah hukum.

Umar Bonte akan menindak tegas akun-akun sosial media yang memberitakan isu miring kliennya bakal dihukum mati.

"Beberapa waktu lalu saya bertemu dengan Zul biasa-biasa aja dan berkaitan putusan itu tidak ada dan tidak benar, kami sendiri pun tidak mendapat surat keputusan eksekusi mati itu," jelas Laode Umar Bonte.

Baca juga: Istri Zul Zivilia Nangis Ungkap Keinginan Anaknya di Momen Lebaran, Hanya Ini yang Bisa Dilakukan

"Jadi itu mengada-ada, untuk itu saya merasa bahwa ini harus ada upaya dari kepolisian karena ini berkaitan dengan UU ITE," ungkapnya lagi.

Karena tidak ada permintaan maaf dari penyebar hoax, menjadi alasan tambahan Umar Bonte melanjutkan persoalan ini ke ranah hukum.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved