IPB University

MWA IPB University Terima Kunjungan Majelis Wali Amanat dan Komite Audit UNS

Dalam kesempatan ini, Prof Tridoyo Kusumastanto memaparkan peran dan fungsi pengawasan kinerja IPB University.

Editor: Tsaniyah Faidah
Dokumentasi Humas IPB University
Majelis Wali Amanat (MWA) IPB University menerima kunjungan dari rombongan pimpinan dan anggota MWA serta Komite Audit Universitas Sebelas Maret (UNS), di Sekretariat MWA IPB University dan IPB International Convention Center (IICC), Bogor 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Majelis Wali Amanat (MWA) IPB University menerima kunjungan dari rombongan pimpinan dan anggota MWA serta Komite Audit Universitas Sebelas Maret (UNS), di Sekretariat MWA IPB University dan IPB International Convention Center (IICC), Bogor, belum lama ini.

Rombongan disambut oleh Ketua dan Sekretaris Majelis Wali Amanat (MWA) IPB University, Prof Tridoyo Kusumastanto dan Prof Bambang Purwantara serta Pimpinan Komisi dan Anggota MWA.

Prof Tridoyo Kusumastanto menyambut baik kedatangan rombongan dari UNS ini.

“Kami sangat senang dan bersyukur bahwa Pimpinan dan Anggota MWA dan Komite Audit UNS dapat berkunjung ke MWA IPB University. Selain tentunya bisa bersilaturahmi, juga dapat berbagi pengalaman khususnya terkait strategi-strategi MWA dalam pengelolaan monitoring dan evaluasi kinerja univeristas,” ujar Prof Tridoyo.

Dalam kesempatan ini, Prof Tridoyo Kusumastanto memaparkan peran dan fungsi pengawasan kinerja IPB University.

Sesuai dengan Statuta IPB University (Peraturan Pemerintah No 66 Tahun 2013), IPB University memiliki empat organ yakni MWA, Senat Akademik (SA), Dewan Guru Besar (DGB) dan Rektor.

Organ yang pertama adalah MWA. Dalam proses mengawal kemajuan IPB, ke empat organ tersebut bersinergi dengan sangat baik.

“Alhamdulillah kami diberi amanah menjadi Ketua Forum MWA, bulan lalu mulai pertama Halalbihalal,” katanya.

Terkait payung hukum, kata Prof Tridoyo, pengawasan dilakukan berdasarkan Peraturan Pemerintah pasal 43 huruf C tentang melaksanakan pengawasan dan pengendalian umum atas pengelolaan bidang non-akademik.

Ia mengatakan, dewan guru besar tidak memiliki kewenangan pengaturan, hanya pengaturan di internal dewan guru besar.

Namun demikian, perannya penting terkait dengan keilmuan, etika dan juga pengembangan keilmuan.

Selanjutnya, untuk Komite Audit diatur khusus di pasal 63. Komite Audit merupakan perangkat MWA dan menjalankan fungsi melakukan audit internal dan audit eksternal karena yang memilih Kantor Akuntan Publik (KAP) atas penugasan dari pimpinan MWA.

“Peraturan berikutnya kita telah mulai dari tahun 2014 ini mengenai mekanisme monitoring. Jadi, akademik ada di proses evaluasi sendiri. Evaluasi di dalam MWA itu ada dua dalam satu tahun yaitu pada saat menyampaikan revisi rencana kerja anggaran di bulan April. Kemudian, September itu revisi Rencana Kerja Anggaran IPB University,” ungkap Prof Tridoyo.

Ia menjelaskan, hasil dari evaluasi kemudian dilaksanakan sidang terbuka MWA IPB University ketika Rabuan di awal Tahun Evaluasi Kinerja Rektor.

Semua komisi dibahas lalu hasilnya akan dikirim ke seluruh dosen dan tenaga kependidikan IPB University dalam bentuk digital maupun sudah bentuk hardcopy.

Sementara itu, Sekretaris MWA UNS, Prof Tri Atmojo Kusmayadi mengucapkan permohonan maaf sebesar-besarnya karena Ketua MWA UNS tidak bisa menghadiri acara ini karena sedang sakit.

IPB University lebih estetis dan sudah maju sekali sehingga selayaknya kami bisa mendapatkan strategi-strategi untuk pengembangan MWA di UNS,” ujar Prof Tri Atmojo Kusmayadi.

Ia menjelaskan, UNS mendapatkan status sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum pada tanggal 6 Oktober 2020.

“Kami masih baru dan tidak ada masa transisi, sehingga kami berpikir bagaimana membuat peraturan yang begitu banyaknya,” tambahnya.

Saat itu, kata Prof Tri Atmojo, MWA UNS belum memiliki kantor. Menurutnya, pada prinsipnya tidak ada tempat tidak apa-apa yang terpenting bisa jalan.

“Alhamdulillah sampai sekarang teman-teman sangat support sekali dan bisa bekerja maksimal dalam waktu singkat membuat terkait dengan Susunan Organisasi dan Tata Kerja dan terkait dengan Komite Audit,” katanya.

Harapannya, semoga MWA UNS bisa menjadi seperti MWA IPB University dengan strategi-strategi untuk pengembangan yang lebih maju yang sudah kami dapatkan dalam kegiatan ini.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved