Revitalisasi GOR Pajajaran Bogor, Pemkot Tunggu Tanda Tangan Presiden Jokowi

Dua tahapan yang akan dikejar itu, kata Herry, akan dikebut progresnya dan selesai pada tahun ini.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Stadion GOR Pajajaran, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Kamis (9/6/2022). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANAH SAREAL - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor terus kebut progres revitalisasi Stadion Pajajaran di Komplek Gor Pajajaran, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Pembangunan yang diupayakan tahun 2023 bisa dilaksanakan dan membutuhkan anggaran ratusan miliar ini, kini tinggal menyisakan dua tahap.

Salah satunya yakni meminta tanda tangan Presiden Jokowi ( Joko Widodo).

"Tahapannya saat ini harus bikin dulu impresnya. Draftnya memang sudah jadi. Sekarang diupayakan untuk proses tanda tangan Presiden. Setelah itu proses anggarannya. Masih dua tahap lagi," kata Kadispora Kota Bogor Herry Karnadi kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (9/6/2022)

Dua tahapan yang akan dikejar itu, kata Herry, akan dikebut progresnya dan selesai pada tahun ini.

"Harapannya seperti itu. Tahun ini mudah- mudahan selesai penganggaran. Setelah presiden tanda tangan kemudian menganggarkan. Baru penganggaran. Nah kalau penganggaran selesai nanti direncanakan kembali kapan akan dimulai. Nah sekarang kita kejar dua tahapan itu," ungkap Herry.

"Untuk anggarannya kemarin ancang-ancang ada di angka Rp 600 sampai Rp 700 Miliar," imbuhnya.

Namun, sebelum mengejar dua tahapan tersebut, semua proses sebelumnya terkait revitalisasi ini, diakui Herry, sudah selesai.

"Detailed Engineering Desain (DED) nya sudah beres. Desainnya sudah selesai. Nanti areal pinggiran GOR akan terbebas untuk lahan parkir dan area lainnya. Untuk kapasitas penonton nanti masuk di angka 11 ribu orang," jelas Herry.

Bahkan, progres ini pun, kata Herry, didukung dengan pengintegrasian kawasan GOR Pajajaran ini.

Mulai dari relokasi atlet, dan pembuatan kampung atlet.

"Beberapa sarana pra sarana venue yang hilang itu akan kita coba gantikan di Kampung Atlet Tanah Sareal. Wisma atlet pun akan dibangun sana dan difokuskan disitu. Bahkan, sudah ada DED nya juga. Saat ini kita sedang nyari pendanaannya," tambahnya.

Meski begitu, diakui Herry, pihaknya akan terus lakukan koordinasi dengan pihak lain yang terkait dengan proyek revitalisasi ini.

"Iya tapi kalau dianggarkan nanti KemenPUPR yang akan melakukan lelangnya. Baru ketahuan kapan dilaksanakannya," ungkap Herry.

Sementara itu, terpisah, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menyebutkan, bahwa proyek pembangunan revitalisasi ini merupakan salah satu proyek yang diprioritaskan.

"Yang sudah ada progres itu ada dua. Yang pertama kita sedang finalisasi impres revitalisasi Gor Pajajaran. Impresnya sudah dibahas oleh Kemenpora bersama-sama dengan PUPR bersama-sama dengan Pemkot Bogor dan Sekretariat Kabinet," jelas Dedie.

"Jadi, karena ada urgensi Kota Bogor sebagai penyelenggara Por Provonsi tahun 2026 maka GOR Pajajaran kita minta untuk diprioritaskan. DED nya sudah lengkap. Kemudian juga desainya lengkap. Tinggal Impresnya. Dan harapannya kita segera dibawa di rapat terbatas presiden," imbuh Dedie.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved