Nasib Siswa SD Dianiaya Teman Sekolah hingga Meninggal, Orangtua Korban Minta Keadilan Malah Diancam

Siswa SD di Binjai meninggal dunia di pangkuan sang ibu, memar disekujur tubuh diduga dipukuli teman sekelas, minta keadilan malah diancam.

Editor: widi bogor
Tribun Medan
Santi Citra Dewi ibu Ikhsan murid SD di Binjai yang meninggal diduga dipukuli teman sekelas saat ditemui di Polres Binjai Barat, Jalan Umar Baki, Kota Binjai, Kamis (9/6/2022) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Seorang murid sekolah dasar di Binjai meninggal dunia diduga karena dianiaya oleh enam orang teman sekelasnya.

Santi Citra Dewi (37) ibu dari almarhum Muhammad Ikhsan Haminti (11) kemudian meminta keadilan kepada pihak sekolah.

Santi mendapatkan kabar penganiayaan anaknya dari teman sekelas Ikhsan yang lain.

Tak lama setelah itu, Santi dan suaminya Adi Syahputra (40) langsung mendatangi pihak sekolah.

Di sana mereka bertemu dengan sang kepala sekolah. Namun, kepala sekolah tidak mengetahui adanya penganiayaan tersebut.

Pada pertemuannya itu, Santi justru malah mendapat ancaman. Kepala sekolah meminta Santi dan pihak keluarga tidak menceriakan kejadian ini kepada orang lain.

Baca juga: Meninggal Dunia di Pangkuan Sang Ibu, Murid SD di Binjai Alami Nasib Pilu di Sekolah, Tubuhnya Memar

"Kami bertanya kepada pihak sekolah kenapa tidak ada pengawasan di sekolah ini. Kata kepala sekolah, jangan kemana-mana dulu. Besok orang tua akan panggil," kata Santi.

Setelah bertemu dengan para orang tua murid yang diduga menganiaya anaknya, Kepala Sekolah bilang bahwa akan mencari kebenaran terkait dengan peristiwa tersebut.

Akan tetapi, setelah itu Kepala Sekolah malah balik mengancamnya. Lantaran, pihak sekolah seakan mendiamkan kasus ini, agar selesai begitu saja.

"Setelah itu kepala sekolah dan orang tua murid yang diduga memukuli anaknya bilang bahwa tidak mungkin anaknya memukuli Ikshan. Sontak kepala sekolah bilang, kalau gak senang lapor aja ke Polisi. Kalau tidak benar ini, Kepala Sekolah akan melaporkan saya ke Polisi juga," ungkapnya.

Merasa sekolah tak berpihak padanya, Santi dan Adi memutuskan untuk melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Kota Binjai.

Kronologi Kejadian

Kepada pihak kepolisian Santi menceritakan kronologi meninggalnya putra pertamanya itu.

Sambil menggendong anak keduanya, Santi menceritakan kisah tragis yang dialami Ikhsan di SD Negeri di Jalan Umar Baki, Kelurahan Payaroba, Kecamatan Binjai Barat, Binjai, Kamis (9/6/2022).

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved