Kabar Baik ! Jembatan yang Bikin Warga Cigudeg Bogor Gemetaran Bakal Segera Diperbaiki

Jembatan di Kampung Cilame, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor yang kondisinya nyaris ambruk akan segera diperbaiki

TribunnewsBogor.com/Muammarrudin Irfani
Jembatan yang nyaris ambruk di Kampung Cilame, Desa Sukamaju, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor akan segera diperbaiki oleh Pemkab Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIGUDEG - Terus dikeluhkan warga, jembatan yang kondisinya nyaris ambruk di Kampung Cilame, Desa Sukamaju, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor bakal segera diperbiki.

Jembatan yang jadi momok menakutkan warga yang melintas kondisinya sangat memperihatinkan dan nyaris ambruk.

Warga yang melintas di jembatan itu selalu gemetar karena kondisi bangunannya sudah goyang.

Rencana perbaikan jembatan itu disampaikan Kepala Desa Sukamaju, Dahyudin.

Ia mengatakan pihaknya mendampingi Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertahanan (DPKPP) Kabupaten Bogor sudah melakukan survei di dua jembatan itu.

Lokasi jembatan berada di Kampung Cilame dan Kampung Cigowong.

Rencananya, jembatan tersebut akan diperbaiki pada bulan Juli atau Agustus.

Jembatan yang nyaris ambruk di Kampung Cilame, Desa Sukamaju, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor akan segera diperbaiki oleh Pemkab Bogor.
Jembatan yang nyaris ambruk di Kampung Cilame, Desa Sukamaju, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor akan segera diperbaiki oleh Pemkab Bogor. (TribunnewsBogor.com/Muammarrudin Irfani)

"Jadi sekarang lagi proses lelang atau tender," ujarnya saat dihubungi wartawan, Kamis (16/6/2022).

Diberitakan sebelumnya, jembatan ini hampir ambruk karena tidak kuat menahan derasnya air Sungai Cidurian saat banjir.

Jembatan ini juga merupakan akses warga yang hendak ke lahan persawahan.

Selain itu, jembatan tersebut juga digunakan warga untuk akses menuju PAUD, SMP dan SMK Yayasan As- Sarbini.

Lebih lanjut, Dahyudin mengatakan, sudah memerintahkan ketua lingkungan setempat untuk memperingatkan warga terutama anak-anak ketika akan melewati jembatan itu.

"Kamarin sudah di instruksikan ke RT, RW untuk memberikan peringatan, adapun yang menyebrang itu dibatasi, karena untuk penyerbrangan semetaram memang masih menggunakan jembatan itu, karena tidak ada jembatan yang lain," tandasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved