Buntut Utang Selama 24 Tahun, Mahfud MD Sita Aset Obligor BLBI di Bogor, Negara Dapat Rp 2 Triliun

Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia menyita aset PT Bogor Raya Development Terkait Obligor Bank Asia Pasif

Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Yudistira Wanne
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
Menkopulhukam bersama Satgas BLBI di Club Golf Bogor Raya, Desa Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor (22/6/2022). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, SUKARAJA - Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia menyita aset PT Bogor Raya Development Terkait Obligor Bank Asia Pasific, Rabu (22/6/2022).

Dalam penyitaan aset itu dihadiri langsung oleh Menko Polhukam, Ketua Satgas BLBI, Kepala Bareskrim Polri, Juru Sita KPKNL Bogor, beserta jajaran lainnya.

Satgas BLBI menyita aset berupa tanah dan bangunan seluas 89,01 Hektar yang berada di Club Golf Bogor Raya, Desa Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

"Berupa tanah dan bangunan yang berdiri diatasnya atas nama PT Bogor Raya Depelovment, PT Asia Pasific Permai, dan PT Bogor Real Estate Indo seluas total keseluruhan 89,01 Hektar berikut lapangan golf dan fasilitasnya serta 2 buah bangunan hotel yang terletak Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor," ujar Menkopulhukam, Mahfud MD di atas podium.

Dengan begitu, kata Mahfud MD, jika diuangkan, aset yang disita mencapai Rp 2 Triliun.

"Perkiraan awal saat ini nilai aset yang disita sebesar lebih kurang 2 Triliun, dengan demikian total perolehan satgas BLBI hingga saat ini adalah tanah 22 334 833 meter persegi, dengan nilai uang Rp 22 678 608 176 526," bebernya.

Penyitaan ini dilakukan lantaran menurut Mahfud MD, sudah 24 tahun pemerintah membiarkan hutang BLBI Begitu saja, dan selalu dengan perdebatan.

"Sekarang pemerintah engga mau berdebat, kalo engga puas, ada jalur hukum, kita engga akan berdebat lagi, nanti debatnya hukum aja didalam forum yang tepat," tegasnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved