Masuk dalam Bursa Cagub DKI Jakarta, Risma : Bukan Keinginan atau Mimpi Saya Sedikitpun

Menteri Sosial Risma mengatakan kalau dirinya tak pernah membayangkan untuk duduk di kursi gubernur DKI Jakarta.

Editor: Vivi Febrianti
Warta Kota
Walikota Surabaya, Tri Rismaharini 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Menteri Sosial Tri Rismaharini ditanyai soal rencana jadi Gubernur DKI Jakarta di Pemilihan Gubernur tahun 2024.

Mantan Wali Kota Surabaya itu pun mengungkapkan tidak pernah meminta jabatan kepada siapapun.

Hal itu diungkapkan Risma saat sela-sela Rakernas II PDIP, di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Rabu (22/6/2022).

Dikutip dari siaran Kompas.tv, Risma mengaku tidak pernah mempunyai bayangan mau menduduki jabatan apapun dalam sebuah pemerintahan.

Baca juga: Jokowi Pakai Sepatu Lokal Rp 415 Ribu Saat Blusukan di Bogor, Risma Pakai Louis Vuitton Belasan Juta

Bahkan, jabatan Wali Kota Surabaya dan Menteri Sosial adalah sesuatu yang tidak pernah direncanakannya.

Kata Risma, ia bukan tipe orang yang pikirannya bisa terpecah belah.

Saat menjalankan atau mengemban jabatan tertentu, fokus Risma hanya di titik tersebut.

Bahkan, terkadang ia masih kerap terkaget-kaget dengan jabatan menteri sekaligus Ketua DPP Kebudayaan di PDIP.

“Misalnya, saat saya lagi konsen gimana orang ini akses ekonomi lebih baik tiba-tiba Pak Aryo Bimo, bu ini anu kita akan ada acara wayangan, itu saja saya kadang-kadang agak split,” ucap Risma.

Maka kata Risma, untuk saat ini ia belum pernah bermimpi untuk menjadi DKI I.

Baca juga: Jokowi Pakai Sepatu Lokal Rp 415 Ribu Saat Blusukan di Bogor, Risma Pakai Louis Vuitton Belasan Juta

 Apalagi, Risma memiliki prinsip, bahwa jabatan tidak boleh diminta.

“Bukan keinginan atau mimpi saya sedikitpun, tidak ada karena bagi saya jabatan itu tidak boleh diminta,” jelasnya.

Dikutip dari Tribunnews.com, Pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno memberi tanggapannya soal masuknya nama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan Menteri Sosial RI Tri Rismaharini dalam bursa calon Gubernur DKI Jakarta.

Ia menyebut hal yang wajar ketika dua sosok kader PDI-P ini disebut-sebut maju di Pilkada DKI Jakarta 2024 nantinya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved