Nasib Tragis Bocah 5 Tahun Disiksa Nenek hingga Meregang Nyawa, Polisi Syok Lihat Sikap Ayah Korban

Tak hanya nenek, ayah kandung dan ibu tiri nyatanya juga berbuat keji ke Ica. Alih-alih membela anaknya yang dianiaya mertua, KK ikut menyiksa Ica

Penulis: khairunnisa | Editor: Vivi Febrianti
Kompas.com
SI alias Oma Aris (66) (pojok kanan) ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penganiayaan yang menewaskan Ica (5) oleh Polres Kota Gorontalo. SI adalah nenek tiri korban. Ica juga mengalami kekerasan fisik dari ayah kandungnya (KK) dan ibu tirinya (SWA) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Malang nian nasib Ica, bocah mungil berusia 5 tahun yang tinggal di Gorontalo.

Di usianya yang masih belia, Ica harus merasakan siksaan dari orang-orang yang harusnya melindunginya.

Akibat siksaan tersebut, Ica pun meregang nyawa setelah sebelumnya divonis mengalami pendarahan otak.

Selain itu, Ica juga mengalami memar di sekujur tubuhnya.

Luka fisik yang diterima Ica tersebut nyatanya bukan berasal dari satu orang.

Bocah tersebut disiksa oleh ayah kandung, ibu tiri, hingga nenek tirinya.

Atas perbuatan kejinya tersebut, SI alias Oma Aris mengaku telah menganiaya Ica hingga tewas.

Nenek usia 66 tahun itu mengurai alasan mengapa ia tega menyiksa cucu tirinya.

Kepada pihak kepolisian, Oma Aris mengaku selama ini merasa seperti dijadikan pembantu oleh ayah kandung Ica, KK.

Oma Aris jengkel karena diberikan beban untuk mengurusi Ica saban hari.

Baca juga: Niat Mencuci Tangan Lalu Terpeleset, 2 Bocah Kembar Ini Tewas Tenggelam di Saluran Irigasi

Selain itu, Oma Aris pun kesal dengan sikap Ica yang menurutnya adalah sosok bandel.

Oma Aris menyebut cucu tirinya itu susah diatur.

Pengakuan Oma Aris soal alasannya menyiksa Ica sontak disoroti pihak kepolisian.

Ternyata selama ini Ica lebih sering tinggal bersama Oma Aris.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved