Info Kesehatan

Benarkah Ganja Bisa Jadi Obat untuk Medis? Pakar Sebut Perlu Riset Mendalam, Tak Bisa Sembarangan

Ganja untuk medis sebenarnya bukan hal baru karena dalam sejarah, ganja digunakan sebagai obat nyeri 5000 tahun lalu.

Instagram/Twitter andien_aisyah
viral ibu-ibu bawa spanduk 'tolong anakku butuh ganja medis' untuk kesembuhan anaknya - pakar ungkap hal soal ganja jadi obat 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Wacana ganja untuk medis belakangan ramai dibicarakan, terutama setelah viral ibu-ibu bawa spanduk bertuliskan 'tolong anakku butuh ganja medis'.

Kalau ganja memang dilegalkan untuk jadi obat, ternyata harus ada syaratnya.

Apa syarat penggunaan ganja untuk medis? Simak ulasan seorang pakar.

Ganja untuk medis sebenarnya bukan hal baru karena dalam sejarah, ganja digunakan sebagai obat nyeri 5000 tahun lalu.

Ya, ganja dianggap bisa mengurangi beberapa gejala dari gangguan kesehatan. Misalnya rasa nyeri, mual dan sebagainya.

Namun menurut pakar Epidemiologi Griffith University dan juga seorang tenaga kesehatan, Dicky Budiman bahwa riset penggunaan ganja dalam konteks untuk terapi atau peng obatan ini masih sangat terbatas.

"Bicara satu komponen, maupun tumbuhan sebagai obat harus dari riset. Keterbatasan itu lah yang dimiliki oleh produk ganja ini.
Apa lagi bicara riset, harus yang berstandar tinggi," ungkapnya pada Tribunnews, Rabu (29/6/2022).

Baca juga: Ganja Medis Efektif untuk Penderita Celebral Palsy? Dr Kurniawan Satria Denta Beri Penjelasannya

Dicky menyebutkan jika ada syarat wajib untuk menghasilkan keputusan obat.

Apakah bisa digunakan dan dapat memberi manfaat atau tidak.

Riset ganja terkait hal ini masih kurang.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved