Dinikahi Tanpa Wali, Oknum Pegasuh Pondok Pesantren di Banyuwangi Cabuli Santriwati

Bahkan, pengasuh ponpes yang juga seorang mantan anggota DPRD Banyuwangi mengajak para korban untuk menikah siri tanpa wali.

Editor: Vivi Febrianti
Upi.com
Ilustrasi. Guru ngaji di pondok pesantren cabuli santriwatinya. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sejumlah santriwati di Banyuwangi menjadi korban persetubuhan yang dilakukan oknum pengasuh pondok pesantren (ponpes) berinisial AF. 

Bahkan, pengasuh ponpes yang juga seorang mantan anggota DPRD Banyuwangi mengajak para korban untuk menikah siri tanpa wali.

"Pelaku pengasuh pondok pesantren langsung merapalkan doa, kemudian mengatakan sah.

Korban dinikahi tanpa wali," kata keluarga korban yang tidak mau menyebutkan namanya kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (26/6/2022).

Baca juga: Momen Kasat Reskrim Cium Tangan Pelaku Pencabulan, Minta Maaf ke Keluarga Besar : Tidak Pandang Bulu

Pelaku telah mencabuli atau menyetubuhi korban sebanyak tiga kali.

Pelaku juga mengancam akan mengeluarkan korban dari sekolah atau pondok pesantren bila memberi tahu orang lain.

"Setelah berhasil dirayu, korban juga diancam," katanya.

Kasatreskrim Polresta Banyuwangi, Kompol Agus Sobarna Praja mengatakan penyidik sudah memeriksa delapan saksi dan korban.

Menurutnya, pelaku beraksi di luar jam sekolah.

"Modusnya, pelaku memanggil korban ke dalam ruangan, kemudian dikunci. Rata-rata korban berusia antara 16 sampai 17 tahun," kata Agus.

Artikel ini telah tayang di SuryaMalang.com dengan judul Modus Pengasuh Pesantren Setubuhi Santriwati di Banyuwangi, Nikah Siri Tanpa Wali

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved