Warga Gunungsindur Temukan Pria Terbaring Terikat Tali dan Mulut Dilakban, Ngakunya Korban Begal

Pria berjaket hijau tersebut akhirnya ditolong oleh petugas Satpol PP, Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang datang ke lokasi pasca menerima laporan warga.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
ist/Pol.PP Gunungsindur
Seorang pria berinisial MI (28) ditemukan terbaring dengan tubuh terikat oleh warga Gunungsindur, Kabupaten Bogor, Rabu (29/6/2022). 

 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, GUNUNGSINDUR - Seorang pria berinisial MI (28) ditemukan terbaring dengan tubuh terikat oleh warga Gunungsindur, Kabupaten Bogor, Rabu (29/6/2022).

Korban ditemukan terbaring telungkup di tanah dengan sekujur tubuh terikat tali serta mulut tertutup lakban tepatnya di sebuah area pinggir bangunan di Desa Pabuaran, Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor.

Pria berjaket hijau tersebut akhirnya ditolong oleh petugas Satpol PP, Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang datang ke lokasi pasca menerima laporan warga.

"Korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang bekerja sebagai petugas keamanan sebuah perusahaan," kata Kanit Pol PP Kecamatan Gunungsindur, Rizky Widyanto saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Rabu.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Gunungsindur Kompol Birman Simanullang mengatakan bahwa pria berjaket hijau terikat tali itu didapati dalam kondisi sehat.

Di hadapan petugas, pria tersebut mengaku seorang sopir pengangkut gula serta mengaku menjadi korban pembegalan.

"Tapi wilayahnya (dugaan pembegalan) di Cikupa menurut keterangan dari korbannya ini. Dia kecapean, kita kasih makan minum," kata Kompol Birman Simanullang.

Berdasarkan pengakuan korban yang diketahui merupakan warga Tangerang ini, korban diduga dirampok atau dibegal di wilayah Tangerang kemudian korban dibuang di wilayah perbatasan Tangerang - Bogor.

Namun karena peristiwa yang dimaksud terjadi di wilayah Tangerang, korban diarahkan untuk melapor polisi ke Polsek wilayah Tangerang.

"Kebetulan beliau juga sehat, enggak ada apa-apa. Kalau memang mau bikin laporan, kita arahkan ke Tangerang," ungkapnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved