2 Kali Dikalahkan dalam Pilpres, INI Alasan Prabowo Mau Jadi Anak Buah Jokowi : Tak Usah Sakit Hati

awalnya Prabowo mengungkapkan dirinya kerap ditanya di berbagai negara mengapa ia mau menjadi anak buah Jokowi sekarang.

Youtube channel Sekretariat Presiden
Prabowo Subianto ungkap alasan mau jadi anak buah Jokowi, meski 2 kali dikalahkan dalam Pilpres 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengungkapkan pengalamannya ketika ditanya mengapa sekarang mau menjadi anak buah Presiden Joko Widodo ( Jokowi) dengan menjabat menjadi Menteri Pertahanan.

Padahal sebagaimana diketahui keduanya merupakan rival dalam Pilpres 2014 dan Pilpres 2019 lalu.

Namun dalam 2 kali Pilpres tersebut, 2 kali juga Prabowo harus kalah dari Jokowi.

Lantas, mengapa sekarang Prabowo mau jadi anak buah Jokowi?

Di atas mimbar, awalnya Prabowo mengungkapkan dirinya kerap ditanya di berbagai negara mengapa ia mau menjadi anak buah Jokowi sekarang.

Hal tersebut disampaikannya dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagram @fraksipartaigerindra pada Rabu (6/7/2022).

"Politik kita dianggap stabil sekarang. Bayangkan, saya keliling kemana-mana di dunia, mereka bingung. Kok bisa, anda rivalnya Pak Jokowi kok anda mau sekarang jadi anak buahnya Pak Jokowi?" kata Prabowo diiringi riuh tepuk tangan.

Baca juga: Nusantara Open 2022 Piala Prabowo Subianto Digelar di Bogor, 16 Tim Terbaik Siap Unjuk Kemampuan

Baca juga: Keberanian Iriana Dampingi Jokowi ke Ukraina Jadi Trending, Pengamat Sebut Sumber Kekuatan Presiden

Ia lantas memberikan ilustrasi terkait kondisi antar elit partai politik di Amerika Serikat yang terkesan bermusuhan.

Lebih jauh, ia pun mengilustrasikan bagaimana mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump sampai saat ini belum mau mengakui kekalahannya dalam pemilihan presiden.

"Nah mereka bingung kok di Indonesia bisa? Loh, di Indonesia filosofi kita lain. Filosofi kita adalah bahwa kalau kita berbeda pendapat tidak berarti kita harus bermusuhan," kata Prabowo diiringi riuh tepuk tangan kembali.

Prabowo Subianto bertemu Jokowi
Prabowo Subianto ungkap alasan mau jadi anak buah Jokowi, meski 2 kali dikalahkan dalam Pilpres (Youtube channel Sekretariat Presiden)

Prabowo kemudian mengilustrasikan kondisi secara umum masyarakat Indonesia di mana menurutnya meski antara keluarga kerap kali berbeda pendapat, tetapi tetap bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

Menurutnya, budaya Indonesia dalam menyelesaikan perbedaan pendapat adalah budaya kekeluargaan.

Baca juga: Ridwan Kamil Disebut Cocok Jadi Cawapres Prabowo, Dinilai Mampu Dongkrak Elektabilitas Capres

"Bahwa kita boleh bersaing, kita boleh berbeda pendapat, tapi ingat kita semua adalah satu keluarga besar. Jadi kita bisa selesaikan perbedaan pendapat," kata dia.

"Tidak bisa 100 persen kita puas, tapi lumayan 70 % ya kan. Saya ingin jadi presiden, tidak jadi. Mau marah-marah?

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved