'Saya Dengar Suara Benturan Keras' Cerita Saksi Kecelakaan Maut di Tamansari Bogor

Saksi mata peristiwa kecelakaan tunggal yang menewaskan warga Depok di Tamansari, Kabupaten Bogor menceritakan kronologi kejadian.

Dok Unit Laka Polres Bogor
Kecelakaan tunggal mobil Nissan Trail tabrak pohon di Jalan Warung Loa, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor pada Minggu (10/7/2022) malam. Saksi mata menceritakan kronologi kejadian. 

Laporan Wartawan Tribunnewsbogor.com, Siti Fauziah Alpitasari

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TAMANSARI - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Warung Loa tepatnya di Jalan Warung Loa RT 3/9 Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor.

Satu unit mobil terperosok ke semak-semak, kemarin malam, Minggu (10/7/2022) pukul 23.30 WIB.

Di dalam kecelakaan tunggal itu, mobil tersebut terdapat dua orang yang diketahui merupakan warga Depok.

Pengemudi FS (47) meninggal di tempat dan satu penumpang FR (23) selamat dari maut.

Korban selamat langsung di evakuasi oleh warga sekitar dan dibawa ke Rumah Sakit terdekat guna mendapatkan pertolongan.

Saksi mata, Jaya (27) mengatakan, kecelakaan tunggal itu terjadi tengah malam.

Saat itu Jaya sedang berbincang dengan rekannya disekitar lokasi kejadian.

Lalu ia melihat mobil Nissan X-Trail dengan No.Pol.B-1703-EKZ dari arah atas melaju dengan cukup kencang.

"Gak lama kedengar suara benturan cukup keras, terus saya bersama kawan menuju sumber suara untuk melihat apa yang sedang terjadi," tutur Jaya, kepada awak media, Senin (11/7/2022).

Jaya menjelaskan benar saja, ternyata sumber suara tersebut berasal dari mobil yang dilihatnya saat melaju kencang.

"Korbannya ada dua orang, saya langsung mencoba membantu evakuasi korban yang selamat. Kondisi mobil sudah rusak parah, bagian depan sebelah kanan rusak parah, bahkan Ban mobil tersebut sampai terlepas. Saya lalu berkordinasi dengan aparat setempat," jelas Jaya.

Setelah menyelamatkan korban kata Jaya, tak lama kemudian korban langsung dibawa oleh warga dengan menggunakan mobil ambulan Desa Tamansari ke klinik terdekat.

Namun karena keterbatasan peralatan, korban dibawa ke RS Ummi Kota Bogor untuk mendapatkan pertolongan.

"Korban ada dua orang yang satu berhasil diselamatkan, tapi yang satunya lagi ketika kami coba selamatkan agak sulit, seperti terjepit sesuatu dan tidak berdenyut urat nadinya dan ketika dipanggil lalu dicolek pun tidak merespon, sepertinya tewas ditempat. Kami tak berani melakukan hal lebih jauh lagi, lalu kami bersama warga yang lainnya menunggu hingga aparat kepolisian tiba di lokasi kejadian," tandasnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved