Isak Tangis Pacar Brigadir J Dekat Peti Jenazah, Ditinggal Wafat Jelang Nikah : Selamat Jalan Sayang
Brigadir J tewas ditembak hanya beberapa bulan sebelum menikahi sang kekasih, pacar pun tak kuasa menahan tangisnya dekat peti jenazah
Penulis: Uyun | Editor: Soewidia Henaldi
TRBUNNEWSBOGOR.COM -- Kekasih Brigadir J tak kuasa menahan tangisannya melihat jasad calon suami terbaring kaku di dalam peti jenazah warna putih.
Bagaimana tidak? Brigadir J tewas dalam baku tembak hanya beberapa bulan sebelum menikahi sang kekasih.
Padahal, pernikahan itu sudah direncanakan jauh-jauh hari oleh Brigadir J dan sang kekasih.
Diketahui, Brigpol Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J ini tewas karena baku tembak dengan rekannya, berinisial Bharada E.
Brigadir Yosua tewas di rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, di Kompleks Polri Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (8/7/2022) sekira pukul 17.00 WIB.
Baca juga: Tangis Ibunda Brigadir J, Anaknya Dimakamkan Tanpa Upacara Kepolisian hingga Dilarang Lihat Jasadnya
Brigadir J sudah dimakamkan di Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muarojambi, Jambi, Senin (11/7/2022).
Ternyata, Brigadir J dikabarkan akan menikah dalam waktu dekat.
Menurut sang bibi, Rohani Simanjuntak, Brigadir J sebentar lagi akan menikah dengan kekasihnya.
"Ya, dia akan menikah, sekitar tujuh bulan lagi," katanya kepada Tribunjambi.com seusai pemakaman.

Menurutnya, kekasih Brigadir J turut hadir di rumah duka sambil mengenakan pakaian serba hitam.
Isak tangis pun tampak terlihat jelas dari mata pacar Brigadir J.
Jelang penutupan peti, sang pacar sempat mengusap wajah Brigadir J untuk terkahir kalinya, disertai isakan tangis.
"Hiks, hiks, hiks," isak tangis kekasih Brigadir J, dikutip dari akun Facebook Rohani Simanjuntak.
Baca juga: Saya Bela Ibu Pengakuan Bharada E Tembak Brigadir J, Terkuak Istri Kadiv Propam Dilecehkan Ajudan
Melihat kekasih Brigadir J tak henti menangis di depan peti, petugas sempat mengingatkan.
"Sudah, sudah. Mau ditutup peti jenazah ini," ucap petugas.
"Selamat jalan sayang," ucap kekasih Brigadir J dengan suara terisak.

Rohani bilang mengenai rencana pernikahan itu ibu Brigadir J, Rosti Simanjuntak sudah menanyakan kepada calon menantunya tersebut.
Ibunda Brgadir J meminta sang calon menantu untuk kuat.
"Kuatnya kau nak menunggu," ujar Rohani menirukan ucapan ibunda Brigadir J kepada calon menantunya.
Baca juga: 2 Ajudan Adu Tembak Tewaskan Brigadir J, Dimana Irjen Ferdy Sambo? Kadiv Propam Kaget Ditelpon Istri
Kronologi penembakan Brigadir J oleh Bharada E
Menurut Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, peristiwa bermula saat Brigadir J masuk ke kamar Irjen Ferdy Sambo.
Di dalam kamar tersebut rupanya ada istri Irjen Ferdy Sambo.
Diduga Brigadir J melakukan pelecehan terhadap istri Kadiv Propam Polri.
Istri Irjen Ferdy Sambo juga diduga diancam pakai pistol agar mau menuruti nafsu Brigadir J.
"Itu benar melakukan pelecehan dan menodongkan senjata dengan pistol ke kepala istri Kadiv Propam itu benar," ujar Ramadhan saat dikonfirmasi, Senin (11/7/2022).

Mendapat perlakuan tak mengenakan, istri Kadiv Propam berteriak minta tolong.
Teriakan tersebut pun didengar Bharada E yang berada di lantai atas rumah dinas.
Menurut Ramadhan, kehadiran Bharada E membuat Brigadir J panik.
Saat ditanya insiden itu, Brigadir J malah melepaskan tembakan kepada Bharada E yang berdiri di depan kamar.
“Pertanyaan Bharada E direspons Brigjen J dengan melepaskan tembakan pertama kali ke arah Bharada E,” ujar Ramadhan.
Baca juga: Firasat Sebelum Ajudan Kadiv Propam Polri Tewas Ditembak, Ayah Brigpol Nofriansyah : Saya Merinding
Tak ingin istri Kadiv Propam Polri dilecehakan oleh Brigadir J, Bharada E pun langsung melesatkan 7 tembakan kepada Brigadir J.
"Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi dan alat bukti di TKP, ada tujuh proyektil yang dikeluarkan dari Brigadir J dan lima proyektil yang dikeluarkan dari Bharada E," kata Ramadhan.
Ramadhan menjelaskan Brigadir J mendapatkan tujuh luka tembakan meski Bharada E hanya mengeluarkan lima peluru.
"Walaupun lima tembakan ada satu tembakan yang mengenai tangan kemudian tembus ke badan, jadi kalau dibilang ada tujuh lubang tapi lima tembakan itu ada satu tembakan yang mengenai dua bagian tubuh termasuk luka sayatan itu," jelasnya.

Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengungkapkan Bharada E tidak mendapat luka apapun dalam insiden baku tembak tersebut.
Hal ini karena posisi Bharada E yang berada jauh lebih tinggi yakni sejauh 10 hingga 12 meter karena dia berada di lantai 2 rumah Irjen Ferdy Sambo saat baku tembak terjadi.
"Tidak ada (terkena tembakan), kan posisi dia lebih tinggi dan dia posisinya dalam keadaan yang terlindung," pungkasnya. (*).