Penyebab Waria di Binjai Adu Jotos hingga Tak Sadarkan Diri Terkuak, Korban Sampai Alami Pendarahan

Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka dan pendarahan parah pada kepala akibat dipukul RH berulang kali menggunakan kayu.

Editor: khairunnisa
Net
Ilustrasi penganiayaan, aksi dua waria di Binjai saling adu jotos hingga salah satunya tak sadarkan diri viral di linimasa. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kasus penganiayaan sesama wanita pria ( waria) di Binjai, Jambi viral di linimasa.

Dua bulan berlalu, polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku utama penganiayaan yakni RH alias Nicky (38).

Waria usia 38 tahun itu ditangkap penyidik Unit Reskrim Polsek Binjai Barat.

Setelah dua bulan berselang, RH alias Nicky (38) diamankan setelah korbannya Rio Ramadan Ketaren alias Aurel (28) melaporkan kasus ini ke polisi pada 22 Mei 2022.

RH ternyata sempat melarikan diri ke Palembang, Sumatera Selatan.

RH dijemput dari sebuah salon kecantikan di Kelurahan Pekanselesai, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Rabu (13/7/2022) sekira pukul 17.30 WIB.

Kapolsek Binjai Barat AKP Siswanto Ginting mengatakan, polisi turut mengamankan barang bukti sebatang kayu, yang diduga digunakan tersangka RH untuk menganiaya korban.

Baca juga: Ciduk 4 PSK dan 2 Waria yang Mangkal di Jembatan Genit, Satpol PP : Agar Tidak Mengganggu Ibadah

RH adalah tersangka kasus dugaan penganiayaan yang dialami Rio Ramadan Ketaren alias Aurel (28), warga Jalan Dahlia, Lingkungan IV, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara.

"Kasus penganiayaan ini terjadi di depan Gedung Mutiara, Jalan Rumbia, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Binjai Barat, pada 20 Mei 2022 silam. Bahkan rekaman video saat korban tergeletak tidak sadarkan diri di lokasi kejadian juga viral di media sosial Facebook," ujar Siswanto, Jumat (15/7/2022).

Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka dan pendarahan parah pada kepala akibat dipukul RH berulang kali menggunakan kayu.

Bahkan saat ditemukan warga, korban sudah dalam kondisi tergeletak tidak sadarkan diri di lokasi kejadian.

"Dari hasil interogasi, RH nekat melakukan aksi penganiayaan itu karena dipicu rasa sakit hatinya terhadap korban yang dia anggap telah merebut langganan salonnya," ujar Siswanto.

Dalam kasus ini, RH dipersangkakan melanggar Pasal 351 junto 170 Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun kurungan penjara.

Sebelumnyam, kasus penganiayaan sesama waria di Binjai ini sempat viral di media sosial.

Peristiwa itu terjadi di Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai, Sumut. (cr23/tribun-medan.com)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Perkelahian Sesama Waria di Binjai Viral di Medsos, Ternyata Persoalan Pelanggan Salon

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved