Soroti Kejanggalan Luka di Tubuh Brigadir J, Kuasa Hukum : Apa Korban Dianiaya Dulu Baru Ditembak?

Beberapa bagian tubuh Brigadir J juga membiru seperti kena pukul dan luka sayat, bahkan jari korban hampir putus.

Penulis: Uyun | Editor: Tsaniyah Faidah
kolase Youtube JayaInspirasi/ist
kuasa hukum soroti luka sayat dan robekan di tubuh Brigadir J, ungkap kejanggalan dugaan dianiaya dan ditembak 

Dokter Forensik RSUD Moewardi dan RS UNS Surakarta, Novianto Adi Nugroho turut mengatakan kondisi jari putus pada jasad Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias  Brigadir J bisa juga disebabkan karena senjata api.

Menurut dr Novianto, dengan kekuatan senjata api, proyektil peluru bisa menembus kulit dan otot manusia.

Bahkan proyektil peluru juga bisa menyebabkan patah tulang, terutama tulang dengan struktur pipih atau kecil seperti jari, atau bisa juga pada tulang rusuk manusia.

Ajudan Irjen Ferdy Sambo, Brigadir J tewas ditembak Bharada E, disini keberadaan Kadiv Propam saat adu tembak terjadi
ahli foresnik ungkap penyebab luka di tubuh Brigadir J (Kolase)

Sehingga ada kemungkinan bahwa putusnya jari Brigadir J memang disebabkan oleh proyektil peluru yang mengenai jarinya.

"Bisa terjadi (jari putus karena proyektil peluru). Dengan kekuatan senjata api, proyektil peluru selain dapat menembus kulit dan otot juga bisa menembus tulang atau menyebabkan patah tulang," kata dr Novianto kepada Tribunnews.com, Kamis (14/7/2022).

"Terutama untuk struktur tulang yang pipih atau kecil seperti jari atau mungkin bisa pada tulang rusuk," ujarnya.

Penjelasan Polisi

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto, menjelaskan penyebab jari  Brigadir J putus.

Budhi Herdi Susianto menyampaikan, luka sayatan pada tubuh  Brigadir J dan jari yang putus disebabkan oleh tembakan yang mengenai  Brigadir J.

"Bukan karena ada potongan atau yang lain. Saya tegaskan semua luka yang ada pada tubuh Brigadir J, berdasarkan hasil autopsi sementara, berasal dari luka tembak," katanya di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Selasa (12/7/2022), dilansir Kompas.com. (*).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved