Sale Pisang Bogor, Oleh-oleh Khas Puncak Hasil Olahan Kearifan Lokal, Harganya Terjangkau

Oleh-oleh sale pisang Prima Rasa khas Bogor menjadi makanan yang dicari wisatawan di kawasan Puncak Bogor.

TribunnewsBogor.com/Siti Fauziah Alpitasari
UMKM sale pisang Prima Rasa khas Bogor yang berlokasi di Kampung Balandongan RT 1/4, Desa Sukamaju, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Senin (18/7/2022). 

Laporan Wartawan Tribunnewsbogor.com, Siti Fauziah Alpitasari

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, MEGAMENDUNG - Kawasan Puncak Bogor selalu menarik banyak wisatawan baik tua maupun muda.

Tak hanya keindahan alam, Puncak Bogor juga banyak menyajikan beragam jenis kuliner.

Bagi para wisatawan, kurang lengkap rasanya jika tak membeli jajanan khas oleh-oleh yang berada di sepanjang jalan kawasan Puncak Bogor.

Satu di antara banyaknya jajanan oleh-oleh khas Puncak Bogor yaitu sale pisang Prima Rasa khas Bogor.

Sale pisang Prima Rasa khas Bogor merupakan oleh-oleh hasil produk UMKM.

Berlokasi di Kampung Balandongan RT 1/4, Desa Sukamaju, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, sale pisang Prima Rasa khas Bogor, kini banyak diburu wisatawan.

“Di sini kita goreng aja, untuk pisang kiriman dari Lampung dan udah jadi seperti ini, bahannya itu telur, mentega, gula, terigu, pemanis dan tepung beras,” tutur pemilik Sale Pisang, Asep Saepudin kepada TribunnewsBogor.com, Senin (18/7/2022).

Setelah itu bahan tersebut diolah menjadi adonan yang sudah dicairkan dengan air yang cukup.

Sale pisang pun dicelupkan kedalam adonan tersebut.

“Nah abis itu di goreng sekitar 5 menit sudah bisa diangkat, terus di dinginkan baru di masukkan ke dalam plastik bal,” kata Dia.

Menurut Asep, saat produksi ia mampu membuat 3 bal besar sale pisang yang di mana 1 bal sale pisang mencapai 195 kg.

“Ini biasanya ke agen, kota bal in lagi 1 bal nya itu 4kg dengan harga Rp 95 ribu kalau eceran, nah untuk ke agen bisanya minimal ambil 50 bal itu Rp 90,” jelasnya.

Ketahanan sale pisang ini pun menurut Asep, mampu bertahan selama 4 bulan, tergantung adanya kebocoran dari plastik atau tidaknya.

“Kalau bocor 2 atau 3 hari juga gak tahan,” tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved