'Saya Harus Turun Gunung Dulu' Curhat Warga Desa Cibadak Bogor Mengenai Tak Adanya Puskesmas

Warga Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, harus turun gunung apabila hendak berobat ke puskesmas.

TribunnewsBogor.com/Reynaldi Andrian Pamungkas
Warga Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, membuka usaha Pom Mini karena fasilitas umum di desanya jauh, Jumat (22/7/2022) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Reynaldi Andrian Pamungkas

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, SUKAMAKMUR - Lokasinya yang jauh dari perkotaan dan berada di atas pegunungan, Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, telum tersentuh kemajuan.

Warga Desa Cibadak, Bustomi mengaku bahwa di desanya hingga saat ini tak ada fasilitas umum.

" Puskesmas, Pom Bensin apalagi Bank gak ada disini," ucapnya kepada TribunnewsBogor.com, saat disambangi ditempat jualannya, Jumat (22/7/2022).

Menurutnya, bila ada warga yang memiliki keperluan, maka akan pergi jauh ke luar kecamatan yang terdekat.

Dari Desa Cibadak ini, kecamatan terdekatnya yaitu Kecamatan Citeureup dan Kecamatan Jonggol.

"Mau berobat juga lumayan jauh, ada puskesmas di Desa Sukamakmur, kalo dari sini sekitar 40 menitan," katanya.

Untuk jarak tempuh dari Desa Cibadak menuju Kecamatan Citeureup, menurutnya membutuhkan waktu sekitar satu jam dengan menggunakan kendaraan motor.

Lalu untuk ke Kecamatan Jonggol sekitar 1,5 jam menggunakan sepeda motor, dengan jalanan yang minim penerangan dan rawan longsor.

Karena letaknya yang jauh dan berada di atas pegunungan, terkadang sinyal telepon pun hilang.

Tetapi, di desa tersebut untuk kebutuhan listrik dan air bersih saat ini sudah masuk dan tercukupi.

Bustomi mengungkapkan bahwa warga Desa Cibadak sudah terbiasa dengan kehidupannya yang seperti ini.

"Ya kaya gitu, kalo kemana-mana jauh, harus turun gunung dulu," jelasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved