Ngeri, Warga Desa Batulawang Bogor Tak Ada yang Berani Keluar Rumah Malam-malam
Warga Desa Batulawang, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, keluhkan minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU) pada Jalan Puncak Dua.
Penulis: Reynaldi Andrian Pamungkas | Editor: Vivi Febrianti
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Reynaldi Andrian Pamungkas
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, JONGGOL - Warga Desa Batulawang, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, keluhkan minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU) pada Jalan Puncak Dua.
Salah satu warga Desa Batulawang, Ridhal Malik mengatakan bahwa di desanya dan desa-desa lainnya pada Jalan Puncak Dua ini masih minim PJU.
"Ini kan jalannya sepi lewatin hutan juga, lampu jalannya nggak ada jadi kalo malem udah pasti gelap-gelapan di sini," ucapnya kepada TribunnewsBogor.com, Minggu (31/7/2022).
Menurutnya, penerangan untuk jalan hanya mengandalkan lampu-lampu dari rumah penduduk, yang di mana lampu tersebut berada di teras rumah warga.
Bahkan, minimnya penerangan jalan ini membuat aktivitas warga sekitar menjadi terbatas, karena sepinya Jalan Puncak Dua pada malam hari.
Ridhal mengungkapkan bahwa dengan kondisi seperti itu, warga sekitar pun merasa takut dan khawatir dengan suasana pada malam hari yang mencekam.
"Kalau malem udah deh mending gak usah ke mana-mana kalo nggak penting banget, takut kita warga sini juga, ngeri kan masalahnya resikonya juga gede kalo keluar tapi malah ada hal-hal yang tidak diinginkan," jelasnya.
Minimnya PJU di sepanjang jalur ini, kata Ridhal hanya pada beberapa desa di Kecamatan Sukamakmur dan Kecamatan Jonggol, yang di mana hanya pada Jalan Puncak Dua saja.
Bahkan, suasana pada siang hari pun di Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur dan Desa Batulawang, Kecamatan Jonggol, sepanjang Jalan Puncak Dua ini tampak sepi dan jarang sekali kendaraan-kendaraan yang melintas.
Letaknya pun Desa Sukawangi dan Desa Batulawang ini berada di tengah hutan serta di atas pegunungan.
Ridhal menjelaskan bahwa untuk sebagian akses jalan di Jalan Puncak Dua di Desa Batulawang ini sedang dalam proses betonisasi.
"Jalan Puncak Dua ini kan emang akses jalannya ngebelah bukit sama gunung, kendaraan juga lewat dalem hutan tapi malah gelap di sana kasian kalo ada kejadian, pengennya pasti dikasih penerangannya dulu baru dibenerin jalannya, listrik juga udah masuk kok ke wilayah ini," pungkasnya.
Diketahui, Jalan Puncak Dua ini merupakan jalan alternatif menuju Cianjur dan Cipanas yang melewati Kecamatan Sukamakmur dan Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Minim-PJU-di-Jalan-Puncak-Dua.jpg)