Polisi Tembak Polisi

Akrab Sebelum Bunuh Brigadir J, Sikap Ajudan Ferdy Sambo Munculkan Kecurigaan Kriminolog : Skenario

sehari sebelum Brigadir J tewas, para ajudan ini tampak tertawa-tawa, menurut kriminolog itu bagian dari skenario

Penulis: Uyun | Editor: Soewidia Henaldi
kolase Youtube Kompas TV/ist
kriminolog soroti ajudan Ferdy Sambo tertawa sebelum habisi Brigadir J, singgung soal skenario 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kriminolog dari Universitas Indonesia, Adrianus Meliala soroti kejadian sebelum Brigadir J tewas ditembak yang menurutnya bagian dari skenario.

Menurut sang kriminolog, ada sikap janggal para ajudan Ferdy Sambo sehari sebelum Brigadir J tewas.

Pasalnya, sehari sebelum Brigadir J tewas, para ajudan ini tampak bercanda dan tertawa-tawa dengan almarhum seolah tak akan terjadi apa-apa.

Fakta ini terkuak setelah Komnas HAM sempat melakukan pemeriksaan terhadap para ajudan Ferdy Sambo, pada 27 Juli 2022.

Dijelaskan Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam, pemeriksaan kepada para ajudan Irjen Ferdy Sambo untuk mengetahui secara utuh terkait peristiwa kematian Brigadir J pada Jumat (8/7/2022).

"Kami juga menggali sebelum Hari H. Kami tanya semua apa yang terjadi bahkan kondisinya seperti apa.

Misalnya ini kondisinya ada bercanda-canda tertawa atau tegang, mereka bilang tertawa tertawa," kata Anam.

Baca juga: Pertanyakan Keberadaan Ferdy Sambo di Penjara, Aktivis : Jangan-jangan Lagi Buat Persekongkolan Baru

Mengetahui hal itu, Adrianus Meliala menyebut aksi para ajudan itu adalah bagian dari skenario yang sudah disiapkan.

Sebelumnya, Bharada E dan Brigadir RR yang merupakan ajudan Ferdy Sambo telah ditetapkan sebagai tersangka kasus Brigadir J.

Meski keduanya jadi tersangka, pasal yang menjerat Bharada E dan Brigadir RR justru berbeda.

Bharada E hanya dijerat Pasal 55 dan 56 KUHP berkaitan dengan persekongkolan atau perbantuan dalam pembunuhan.

Sementara itu, Brigadir RR dijerat dengan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 juncto pasal 55 dan 56 KUHP terkait pembunuhan berencana.

peran Brigadir RR, ajudan Putri Candrawathi dalam pembunuhan Brigadir J diungkap Bharada E
Brigadir RR dan Bharada E, ajudan Ferdy Sambo jad tersangka pembunuhan Brigadir J (kolase TribunBogor/ist)

Sang kriminolog Adrianus Meliala menduga kalau penyidik pun sudah mengetahui fakta sebenarnya soal kasus pembunuhan Brigadir J.

"Dengan telah mewawancarai 42 orang. Sepertinya penyidik sudah tahu apa yang terjadi. Tingga kemudian mencari verifikasi untuk meyakinkan," papar Adrianus Meliala, dikutip TribunnewsBogor.com dari Youtube Kompas TV, Selasa (9/8/2022).

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved