Polisi Tembak Polisi

Akrab Sebelum Bunuh Brigadir J, Sikap Ajudan Ferdy Sambo Munculkan Kecurigaan Kriminolog : Skenario

sehari sebelum Brigadir J tewas, para ajudan ini tampak tertawa-tawa, menurut kriminolog itu bagian dari skenario

Penulis: Uyun | Editor: Soewidia Henaldi
kolase Youtube Kompas TV/ist
kriminolog soroti ajudan Ferdy Sambo tertawa sebelum habisi Brigadir J, singgung soal skenario 

Jika menyorot pasal 340 KUHP yang menjerat Brigadir RR, tersangka Brigadri RR ini diduga terlibat skenario rencana pembunuhan Brigadir J.

"Pasal 340 itu secara terminologi, ada waktu mikir. Jadi yang nemanya perencanaan itu gak harus dibuat planing harus begini begitu.

Tapi ada jeda waktu untuk pause untuk kemudian akan diapain ya orang ini (read: Brigadir J)," ungka Adrianus Meliala.

Baca juga: Jangan Takut Pinta Keluarga Desak Bharada E Ungkap Dalang Pembunuhan Brigadir J : Jujurlah !

Tak hanya itu, sang krimInolog juga menduga meski ikut meerencanakan, Brigadir RR juga masih menunggu perintah dari sang pembuat skenario utama.

Hingga kemudian, disepakati kalau Bharada E lah yang menjadi penembak pertama Brigadir J.

"Ketika pause itu, si RR ini tidak sendiri. Bisa juga dia nunggu arahan atau perintah dari pihak lain untuk kemudian memerintahkan Bharada E menembak," paparnya.

Setelah itu, presenter Kompas TV membongkar pengakuan Bharada E yang mengaku diperintah atasannya untuk menembak Brigadri J.

Meski begitu, hingga kini sosok atasan yang dimaksud Bharada E ini belum terungkap.

Foto bersama Irjen Ferdy Sambo saat masih menjabat Kadiv Propam Polri, bersama para ajudannya.
2 ajudan Ferdy Sambo jadi tersangka pembunuhan Brigadir J, kriminolog soroti skenario tersangka sebelum beraksi (Facebook/Roslin Emika)

Dugaan nama Ferdy Sambo terlibat dalam kasus Brigadir J ini pun menguar.

" Bharada E ngaku diperintah atasan. Dalam benak saya, apakah Ferdy Sambo yang memerintahkan? Bisa saja Brigadir RR, kan dia juga atasannya Bharada E. Itu pun bisa jadi perintah atasan," tanya presenter Kompas TV.

"Bisa jadi, bisa jadi," jawab kriminolog.

Baca juga: Cek Foto di Medsos, Pengacara Brigadir J Ragu Wanita di Mako Brimob Istri Ferdy Sambo: Kok Beda Gitu

Kemudian, sang kriminolog menyorot sikap janggal para ajudan Ferdy Sambo sehari sebelum peristiwa pembunuhan Brigadir J.

Bagiaman tidak? pada ajudan Ferdy Sambo itu tampak tertawa dan bercanda ria sebelum tragedi itu terjadi.

"Ketika dalam video, terlihat bahwa kok semuanya baik-baik saja. Bisa bercakap-cakap di rumah pribadi.

Jadi kalau dalam hal ini ada upaya perencanaan untuk membunuh J. Kok masih bisa bercakap-cakap, bergurau," papar kriminolog.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved