Banyak Kendaraan yang Melawan Arus di Simpang Gunungputri Bogor, Warga Geram: Susah Dikasih Tahunya

Pantauan wartawan TribunnewsBogor.com arus kendaraan pada persimpangan Gunungputri tampak ramai lancar.

Penulis: Reynaldi Andrian Pamungkas | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Reynaldi Andrian Pamungkas
kondisi lalu lintas di simpang Gunungputri, Kabupaten Bogor, pagi ini tampak ramai lancar, sempat tersendat pada beberapa ruas jalan dikarenakan banyaknya kendaraan bermotor yang melawan arus, Rabu (10/8/2022) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Reynaldi Andrian Pamungkas

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, GUNUNGPUTRI - Kondisi lalu lintas di simpang Gunungputri, Kabupaten Bogor, pagi ini tampak ramai lancar.

Pantauan wartawan TribunnewsBogor.com arus kendaraan pada persimpangan Gunungputri tampak ramai lancar.

Kendaraan dari arah Gunungputri menuju Citeureup, Kabupaten Bogor, tampak ramai tetapi sedikit tersendat pada persimpangan tersebut.

Bahkan tersendatnya kendaraan, bukan hanya dari arah Gunungputri saja, tetapi kendaraan dari arah Jalan Baru Puspa Negara atau Cibinong, Kabupaten Bogor, yang menuju ke Gunungputri pun sama halnya.

Tersendatnya ini dikarenakan banyaknya kendaraan bermotor yang melawan arus dari arah Citeureup menuju ke arah Cibinong.

Salah satu warga Desa Puspanegara, Angga mengatakan bahwa kendaraan-kendaraan yang melawan arus ini memang selalu terjadi setiap harinya.

"Udah biasa ini mereka dari arah Sentul sama yang dari Pasar Citeureup emang pada lawan arus kalo mau ke Puspanegara atau ke Gunungputri, susah dikasih taunya juga," katanya kepada TribunnewsBogor.com, saat disambangi ditempat jualannya, Rabu (10/8/2022).

Selain itu, tersendatnya kendaraan di persimpangan tersebut dikarenakan banyaknya mobil angkutan umum yang mengetem pada Pasar Citeureup.

Lalu pada persimpangan Gunungputri ini juga merupakan jalan yang sering dilintasi oleh kendaraan-kendaraan besar, seperti truk pasir dan tronton.

Kondisi lalu lintas seperti ini tidak hanya terjadi pada pagi hari saja, yang di mana pada siang dan sore hari pun masih terjadi.


 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved