Dewasa, Suporter Persikabo 1973 dan The Jakmania Saling Tegur Sapa Hingga Duduk Bersama
Kelompok suporter Persikabo 1973 siap sambut The Jakmania dengan rasa persaudaraan.
Penulis: yudistirawanne | Editor: Yudistira Wanne
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Persikabo 1973 bakal menjamu Persija Jakarta dalam lanjutan kompetisi Liga 1 2022 pekan keempat.
Laga antara Persikabo 1973 kontra Persija Jakarta akan dihelat di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu 14 Agustus 2022 mendatang.
Meski masih empat hari menuju pelaksanaan, pertandingan yang mempertemukan kedua tim sudah menyedot perhatian.
Ya, perhatian publik pencinta sepakbola Indonesia tertuju kepada kelompok suporter kedua tim.

Kelompok suporter Persikabo 1973 yakni Ultras Persikabo Curva Sud (UPCS), Kabomania dan PAS 1973 siap memberikan sambutan hangat persaudaraan terhadap suporter Persija Jakarta, The Jakmania.
Baca juga: Jelang Persikabo 1973 Vs Persija Jakarta, PAS 1973 Siap Memberikan Salam Hangat Persaudaraan
Menyikapi sambutan hangat persaudaraan tersebut, The Jakmania langsung bereaksi.
Walhasil, The Jakmania membalas sambutan hangat persaudaraan itu dengan cara bersilaturahmi ke sejumlah tempat sub dari UPCS, Kabomania dan PAS 1973.
Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) The Jakmania Kabupaten Bogor, Cupay menyambut baik silaturahmi yang saat ini terjalin.
"Ini ajang silaturahmi The jakmania dan Persikabo Fans yang dilakukan menjelang laga Persikabo lawan Persija di Pakansari 14 agustus 2022," ucapnya, Rabu (10/8/2022).
Lebih lanjut, Cupay membeberkan bahwa silaturahmi yang dilakukan antar kedua suporter membawa dampak positif dalam semua aspek.
"Semoga ini awal untuk menjaga Bogor aman dan nyaman serta saling berdampingan," ungkapnya.
Baca juga: Bertemu The Jakmania di Jakarta Fair, 3 Pemain Persija Jakarta Sampaikan Harapan Jelang Liga 1 2022
Tak hanya itu, Cupay juga mengingatkan kepada anggotanya untuk tetap menjaga nama baik The Jakmania.
"Saya selaku Korwil Kabupaten Bogor menghimbau untuk semua anggota Jakmania Korwil Kabupaten Bogor agar saling bersosialiasi menjaga Bogor aman dan nyaman serta saling berdampingan sesama suporter di Bogor," tegasnya.
Selain itu, Cupay berharap kekerasan di dunia sepakbola perlahan dapat diminimalisir.
"Karena tidak ada satu pertandingan yang sebanding dengan nyawa," pungkasnya.