IPB University

MPKMB 59 IPB University, Ridwan Kamil, Bima Arya dan Najwa Shihab Ikut Bikin Meriah

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto hadir menjadi narasumber dalam talkshow MPKMB 59 IPB University.

Editor: Tsaniyah Faidah
Dokumentasi Humas IPB University
Acara penyambutan terbesar bagi Mahasiswa baru IPB University turut dihadiri Gubernur Jawa Barat, Walikota Bogor dan seorang presenter yang sering menghiasi layar televisi, Najwa Shihab. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Ada hal menarik di hari keempat rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Kampus Mahasiswa Baru (MPKMB) 59 IPB University.

Acara penyambutan terbesar bagi Mahasiswa baru IPB University ini turut dihadiri Gubernur Jawa Barat, Walikota Bogor dan seorang presenter yang sering menghiasi layar televisi, Najwa Shihab.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto hadir menjadi narasumber dalam talkshow.

Sesi ini mewadahi diskusi guna menginspirasi mahasiswa baru seputar Techno-Sociopreneur in Digital Era dan Transformasi Leadership in The Innovation Era.

Bima Arya dalam kesempatan itu menyampaikan, seluruh mahasiswa memiliki jembatan menuju masa Indonesia lebih baik.

Pasalnya, saat ini jumlah masyarakat berusia produktif jauh lebih banyak daripada usia non-produktif.

"Maka mahasiswa IPB University harus menjadi techno-sociopreneur. Yakni pengusaha yang paham dan memanfaatkan teknologi tetapi memiliki jiwa sosial yang tinggi," ujar orang nomor satu di Kota Bogor ini.

Sementara itu, Ridwan Kamil dalam paparannya mengatakan, di era disrupsi hari ini seorang pemimpin mempunyai peran yang vital untuk dapat menggerakkan pengikutnya dalam melakukan proses adaptasi.

Seorang pemimpin harus memiliki gaya kepemimpinan yang tepat untuk dapat menjalankan wewenangnya dengan baik.

"Dalam konteks organisasi sektor publik, seorang pemimpin harus mampu mengarahkan masyarakat untuk melalui perubahan-perubahan tersebut. Kalian semua pun merupakan seorang pemimpin," sebut pria yang akrab disapa Kang Emil ini.

Rektor IPB University, Prof Arif Satria mengatakan, IPB University kini terus berupaya menyiapkan mahasiswa yang adaptif akan perubahan.

Ia menyebut, IPB Univeristy akan segera bangun creative hub dan pusat inovasi. Ini menjadi salah satu langkah agar menciptakan orang-orang sukses yang yang kreatif yang imajinatif di masa depan.

"Masa depan bukan lagi competition of knowledge atau competition of capital. Tetapi, competition of imagination, creativity and learning. Jadi, siapa yang memiliki kecepatan belajar, kreativitas tinggi, dan imajinasi yang besar itulah yang akan menguasai persaingan di masa depan,” tutur Prof Arif Satria.

“Jangan pernah menjadi orang yang menunggu kesempatan, tapi ciptakanlah kesempatan anda akan menjadi pemenang," tambahnya.

Najwa Shihab yang juga hadir mengungkapkan kebahagiaannya saat berbagi inspirasi kepada ribuan mahasiswa baru IPB University dalam moment MPKMB ini.

Menurut Najwa, setiap kali bertemu, berdiskusi dengan mahasiswa, dirinya serasa mendapat suntikan semangat.

"Saya selalu senang dan semangat ketika datang ke kampus, terutama momen-momen saat orientasi mahasiswa baru seperti ini. Karena saya rasa penting untuk terus mengingatkan mahasiswa bahwa mereka adalah orang-orang terpilih, The Happy Selected Few kalau menurut Buku Soe Hok Gie Catatan Seorang Demonstran," ungkapnya.

Di samping itu ia juga berpesan, selain kebersamaan dengan kesempatan yang mereka dapatkan, mahasiswa juga punya banyak tanggung jawab yang mesti dipikulnya. “Tanggung jawab bukan hanya belajar sebaik mungkin, tapi juga mengabdi sekuat mungkin untuk masyarakat sekitarnya," imbuh Najwa Shihab.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved