Beralih Ke TikTok, Facebook Gagal Menarik Anak-anak Muda, Kini Perlahan Ditinggalkan

Anak-anak muda kini sudan beralih ke sebuah platform TikTok dan perlahan layanan jejaring sosial online Facebook ditinggalkan

The Telegraph
Ilustrasi Facebook Facebook perlahan ditinggalkan oleh anak-anak muda yang kini lebih memilih beralih ke akun TikTok 

Meta sendiri telah melihat anak-anak muda tidak tertarik menggunakan Facebook bahkan sebelum banyak orang menyadari hal ini.

Baca juga: Mengulas Kekurangan iPhone 13 Jelang Peluncuran iPhone 14 - Info HP iPhone 2022

Oktober lalu, Bloomberg melaporkan waktu yang dihabiskan remaja AS dalam menggunakan Facebook turun 16 persen. Selain itu, jumlah remaja yang mendaftarkan akun baru di aplikasi ini juga menurun.

Pada Februari tahun ini Meta mengumumkan kepada investor, Facebook telah kehilangan pengguna aktif harian untuk pertama kalinya dalam sejarah dan pengguna aktif bulanannya tetap datar. Sementera pengguna aktif harian naik sedikit.

Performa Facebook turun setelah adanya larangan di Rusia, yang menjadi sinyal bahwa satu kerugian di pasar dapat mengurangi pertumbuhannya.

Tahun lalu, aplikasi milik Meta menempati empat posisi teratas dalam hal pengguna aktif bulanan di seluruh dunia. Menurut laporan tahunan "State of Mobile" yang dirilis data.ai, Facebook memimpin posisi puncak, diikuti WhatsApp, Messenger dan Instagram, sedangkan TikTok ada di peringkat enam.

Baca juga: UPDATE Harga iPhone 13 Pro Max Edisi 2022, Berapa Harga iPhone 14 yang Dirilis Bulan September ?

Di kuartal terakhir tahun 2021, Facebook masih memimpin di peringkat pertama, namun diikuti oleh Messenger, Amazon, Instagram dan Tiktok di nomor lima.

Perolehan tersebut diperkirakan karena aplikasi Meta, khususnya Facebook, banyak digunakan oleh orang dewasa dikombinasikan dengan penggunaaan yang kuat di pasar internet besar dan berkembang. Salah satu contohnya India, yang memiliki jumlah pengguna Facebook tertinggi karena populasi negara itu yang besar.

Sehingga pencapaian tersebut mulai diragukan, karena generasi mendatang dan pengguna jejaring sosial yang lebih muda yang akan menentukan pertumbuhan platform ini di masa depan.

Sebuah studi dari lembaga penelitian Pew Research Center yang diterbitkan bulan ini menunjukkan hanya 32 persen remaja AS berusia 13 -17 tahun yang menggunakan Facebook. Sementara survei di tahun 2014 hingga 2015 menunjukkan angka yang lebih tinggi yaitu 71 persen.

Untuk saat ini, banyak orang yang mencari alternatif lain dalam penggunaan jejaring sosial baru, seperti TikTok atau aplikasi lainnya seperti BeReal dan Snapchat.

Sumber : Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved