Pabrik di Gunungputri Terbakar
Butuh Waktu 6 Jam, Sulitnya Sumber Air Jadi Kendala Damkar Padamkan Api di Kebakaran Gunungputri
Petugas pemadam kebakaran sempat alami kesulitan untuk memadamkan api di pabrik alumunium foil di Desa Cicadas RT 3/7, Kecamatan Gunungputri, Bogor.
Penulis: Reynaldi Andrian Pamungkas | Editor: Vivi Febrianti
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Reynaldi Andrian Pamungkas
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, GUNUNGPUTRI - Petugas pemadam kebakaran sempat alami kesulitan untuk memadamkan api di pabrik alumunium foil di Desa Cicadas RT 3/7, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor.
Komandan Sektor Damkar Citeureup, Hendra mengatakan bahwa kesulitannya untuk memadamkan api yaitu sumber airnya.
"Di sini kita untuk titik sumber airnya karena di sini titik airnya sudah tidak ada, jarang," ucapnya kepada TribunnewsBogor.com, Jumat (19/8/2022).
Sulitnya sumber air ini, kata Hendra pihak Damkar meminta kepada pabrik yang berada disampingnya untuk menyuplai air.
Permintaannya itu, dikarenakan pabrik yang berada di sekitaran memiliki hydrant dan kolam air.
Baca juga: 20 Unit Mobil Pemadam Diterjunkan ke Kebakaran Pabrik Gunungputri Bogor, Tak Ada Korban Jiwa
Sementara itu, Sekertaris Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, Hidayat Saputra menjelaskan bahwa kesulitannya ini selain air ada juga materialnya.
"Ini kan yang terbakar aluminium foil, material ini sangat mudah terbakar, jadi cukuo sulit juga," katanya.
Bahkan, 16 unit pemadam kebakaran dari kota dan Kabupaten Bogor dikerahkan untuk pemadaman api di pabrik alumunium foil ini.
Baca juga: BREAKING NEWS - Pabrik Alumunium Foil di Gunungputri Bogor Terbakar, Asap dan Api Menjulang Tinggi
Hingga siang ini, kata Hidayat Saputra proses pemadaman masih berlangsung.
Hidayat Saputra menambahkan bahwa saat ini sedang masa pendinginan.
"Kita gak tau nantinya akan kayak gimana, sekarang lagi pendinginan, untuk penyebabnya nanti akan diselidiki oleh pihak kepolisian," pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/kebakaran-gunungputri-dan-penyebab-lama.jpg)