Pabrik di Gunungputri Terbakar

Kesaksian Warga Desa Cicadas Bogor Lihat Api Berkobar di Pabrik, Sempat Panik : Kirain Bakar Sampah

Saat itu, menurutnya asap tersebut masih disangka berasal dari bakar-bakaran sampah milik warga.

Penulis: Reynaldi Andrian Pamungkas | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Reynaldi Andrian Pamungkas
Sekertaris Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, Hidayat Saputra khawatirkan kondisi kesehatan warga sekitar akibat dampak dari kebakaran pabrik aluminium foil di Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jumat (19/8/2022) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Reynaldi Andrian Pamungkas

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, GUNUNGPUTRI - Warga Desa Cicadas RT 3/7, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, menyaksikan awal mulanya api membesar pada kebakaran yang terjadi di pabrik alumunium foil, pagi tadi.

Salah satu warga Desa Cicadas, Romlah mengatakan bahwa saat itu dirinya akan membuka kiosnya di pagi hari.

"Terus anak saya lari-lari ngasih tau kalo itu ada asap warna hitam besar, ke saya," ucapnya kepada TribunnewsBogor.com, saat disambangi di tempat jualannya, Jumat (19/8/2022).

Saat itu, menurutnya asap tersebut masih disangka berasal dari bakar-bakaran sampah milik warga.

pabrik alumunium foil di Gunungputri, Kabupaten Bogor, ludes terbakar, puluhan unit pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi, Jumat (19/8/2022)
pabrik alumunium foil di Gunungputri, Kabupaten Bogor, ludes terbakar, puluhan unit pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi, Jumat (19/8/2022) (TribunnewsBogor.com/Reynaldi Andrian Pamungkas)

Tetapi, kecurigaan Romlah saat itu, asap hitam tersebut terus menggumpal semakin banyak dan berasal dari arah pabrik.

Romlah mengungkapkan bahwa dirinya menunggu dan memperhatikan asap tebal tersebut.

"Eh taunya apinya makin tinggi, kirain bakar sampah tapi apinya tinggi, terus pada teriak tuh warga, kebakaran katanya," jelasnya saat menceritakan kepanikan lihat api semakin besar.

Kehebohan warga sekitar pun tidak terbendung, hingga menurutnya banyak warga yang menyaksikan kejadian tersebut.

Sekitar 30 menit dari kobaran api yang sudah menjulang tinggi, kata Romlah mobil pemadam kebakaran pun datang ke lokasi.

"Heboh, panik semuanya, pas Damkar datang udah tuh langsung kita warga-warga disuruh ngejauh semua," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved